Diguyur Rp 100 Juta Pengembangan Budidaya Kelinci Bagi 3 Kelompok di Kota Tasik

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan. Telah, melaksanakan kegiatan pengembangan budidaya kelinci. Dengan, alokasi anggaran sebesar Rp100.000.000,00 yang bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya.

Kegiatan tersebut, diberikan kepada 3 kelompok penerima manfaat, yaitu :

Kelompok Kidang Jaya, berlokasi di Kelurahan Cibunigeulis, Kecamatan Bungursari.

Kelompok Tani Sari II, berlokasi di Kelurahan Bungursari, Kecamatan Bungursari.

Kelompok Padasuka, berlokasi di Kelurahan Sukamajukaler, Kecamatan Indihiang.

Pengembangan budidaya kelinci itu, dilaksanakan sebagai salah satu upaya. Guna, untuk mendorong diversifikasi usaha peternakan, meningkatkan peluang usaha produktif masyarakat. Serta, membuka kesempatan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok peternak.

Budidaya kelinci, dinilai memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan. Salah satu faktor pendukung utamanya, adalah pasar untuk kelinci pedaging telah tersedia. Sehingga, pengembangan usaha tidak hanya berorientasi pada kegiatan produksi. Tapi juga memperhatikan kepastian akses pemasaran hasil budidaya.

Dalam pelaksanaannya, kelompok penerima manfaat menjalin kemitraan dengan RDC Farm, yaitu mitra perusahaan yang bergerak dalam pemasaran kelinci pedaging. Kemitraan itu, mencakup pemasaran hasil budidaya sekaligus pembinaan teknis kepada kelompok selama proses pemeliharaan dan pengembangan usaha.

Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan juga memberikan pembinaan dan pendampingan. Guna, untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan. Sedangkan, pemasaran kelinci pedaging melalui RDC Farm, terutama diarahkan ke wilayah Jawa Tengah dan Bekasi yang menjadi tujuan pemasaran hasil budidaya kelompok.

Melalui kegiatan itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap budidaya kelinci dapat berkembang menjadi usaha peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Dengan adanya dukungan anggaran, pembinaan dari dinas. Serta, kemitraan pemasaran, kelompok penerima manfaat. Tentu, diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha dan mengembangkan budidaya kelinci secara berkesinambungan.

(Hj. Ely Suminar, M.P) Korelasi Program Prioritas Tasik Pelak Pembiakan Ekonomi Lokal Kewilayahan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!