Agar Tidak “Aneprok” ke Bale Kota Tasik, Ruang Perpus Dikembalikan Fungsinya Jadi Media Center
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Adanya
kebijakan baru, alih fungsi fasilitas dari ruang media center disulap jadi ruangan perpustakan di Bale Kota Tasikmalaya. Ternyata, kini telah mendapat perhatian serius dari sejumlah wartawan. Terutama, mereka yang sering meliput kegiatan di Kantor Walikota Tasikmalaya itu.
“Saya mendorong Pak Walikota, supaya ruang perpustakaan di Bale Kota Tasikmalaya. Bisa, dikembalikan lagi fungsinya seperti semula yakni media center. Karena dulu diera Walikota Budiman, tempat itu disediakan untuk para wartawan,”pinta salah satu wartawan aspirajabar.com, Mumuh, Senin (30/8/2026).
Karena, tutur Mumuh selama ini wartawan yang sering meliput di Bale Kota Tasikmalaya tersebut. Tidak punya ruangan khusus, sehingga ketika menunggu para inohong untuk wawancara. Terpaksa, harus berdiri diluar atau dekat lobi Satpam. Pasalnya tidak disediakan kursi, karena pegal akhirnya harus “Aneprok” (lesehan) dilantai.

Akibatnya, terjadi panorama paradoksal ditengah megahnya bangunan Bale Kota Tasikmalaya itu. Sehingga, diharapkan supaya media center bisa difungsikan kembali. Karena, wartawan membutuhkan ruang representatif. Apalagi, bisa dilengkapi fasilitas penunjang tugas jurnalistik. Termasuk, didalamnya bisa sebagai ruang konferensi pers.
Sekda Kota Tasikmalaya, Asep Goparluloh menanggapi hal tersebut. Dengan menyampaikan, pihaknya akan segera mengkaji kembali terlebih dahulu. Seperti apa kondisinya, karena sekarang ini dijadikan ruangan perpustakaan nasional pojok baca digital.
Saat ini, diruangan yang berada dilobi depan ruang VIP tersebut. Ada, beberapa buku bacaan yang disimpan. Termasuk, ada 3 unit komputer, 1 LED Display, kursi, meja, WC, AC, lemari dan lainnya.
“Ya, dulu diera Pak Budi Budiman ruangan itu sebagai media center. Nanti, kita akan kaji dan sampaikan kepada pimpinan berkaitan hal itu,”janji pria yang akrab dipanggil Asgop tersebut.(AR)

