Diky Candra : Inspektorat Dipercantik Kreasi KWT Margabakti, OPD Lain Bisa Hiasi Kantornya
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ada yang berbeda dilingkungan Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya. Pasalnya, kini diareal kantor itu dipercantik dengan hadirnya sejumlah pot soang. Berisi, sejumlah tanaman hingga dilokasi itu menjadi pangling saja.
“Pot Soang itu, kreasi dari KWT Kelurahan Margabakti, Kecamatan Cibeureum. Saya, apresiasi dengan mereka bisa memanfaatkan limbah menjadi pot soang. Hingga, menjadi hiasan yang cantik,”beber
Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra, Kamis (2/04/2026).
Bahkan, pencipta lagu, “Abi Urang Tasik” itu pun mengaku memborong 20 pot soang tersebut. Hingga, disimpan diareal Kantor Inspektorat Kota Tasikmalaya. Pot itu, diisi oleh ragam tanaman seperti cabe, bawang daun, terong, stroberi dan lainnya. Sehingga, tak heran dikantor itu menjadi pangling.
“Dipilihnya lokasi di Inspektorat itu, karena dibelakang kantor tersebut. Ada, memang ruang yang cukup untuk menyimpan pot soang tersebut,”bebernya, Kamis (2/04/2026).
Diky berharap, sejumlah agnia ikut juga membantu. Karena ini, bukan program Pemkot Tasikmalaya. Tapi, lebih kepada support kepada KWT yang mengelola limbah menjadi bermanfaat. Sehingga, sejumlah OPD pun bisa menghiasi kantornya dengan hal yang kreatif.
“Tanpa, harus memakai uang rakyat (program atau proyek). Namun, bisa bekerja sama dengan agnia atau sisihkan pendapatannya,”pintanya.
Karena tutur Diky. Salah satunya itu, bisa membantu KWT untuk penuhi kebutuhan sehari-harinya. Termasuk, bisa menghiasi wilayah dengan memanfaatkan kreatifitas, limbah dan angkat sektor pertanian. Alumni SMPN 2 Tasikmalaya itu, khusnudzon daerah lain pun melakukan hal yang sama.
“Kemarin saya ke Kecamatan Kawalu Kelurahan Kersamenak juga masukin paras lur dan kang sule non APBD. Termasuk juga di beberapa lokasi yang lainnya,”ungkapnya.
Bahkan kata Diky. KWT di Kecamatan Bungursari bikin kebun cabe, karena punya lahan secara mandiri dan KWT yang lainnya. Hal itu, sangat memungkinkan untuk ke depannya ada Perwal. Setiap, potensi lingkup pertanian, peternakan, perikanan dan industri mikro makro. Tentu, bisa dikerjasamakan dengan Yayasan MBG atau Koperasi Merah Putih
Tapi semua itu, hanya harapan saja dan intinya setiap kesempatan pemberdayaan dijalankan. Bila, Pemkot Tasikmalaya suka bisa diprogramkan untuk ketahanan rumah tangga. Dukung, program pusat memperbaiki gizi dan antisipasi stunting, inflasi dan lainnya.(AR)

