Pelanggan Dihimbau Datang Lebih Awal, Khususnya Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong

Bandung (kilangbara.com)-Masa Angkutan Lebaran 2026 telah berlangsung. Bahkan, diperkirakan akan mengalami peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api. Guna, untuk memastikan kelancaran perjalanan. Serta, kenyamanan seluruh pelanggan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung. Kini, menghimbau para pelanggan kereta api agar datang lebih awal ke stasiun sebelum jadwal keberangkatan kereta.

Himbauan itu, terutama ditujukan kepada pelanggan yang akan berangkat menggunakan Kereta Api Jarak Jauh dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Dikedua stasiun tersebut, proses boarding atau naik kereta akan ditutup 5 menit, sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Kebijakan itu, perlu diperhatikan agar pelanggan tidak tertinggal kereta akibat datang terlalu mepet dengan waktu keberangkatan.

Penutupan boarding 5 menit, sebelum keberangkatan dilakukan. Karena, pelanggan harus melalui jalur skybridge dari ruang tunggu menuju peron dan rangkaian kereta. Proses berjalan melalui skybridge tersebut, membutuhkan waktu tersendiri sehingga pelanggan diharapkan sudah berada di area boarding lebih awal sebelum kereta diberangkatkan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menjelaskan bahwa kebijakan penutupan boarding lebih awal ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan. Serta, ketertiban pelanggan saat akan naik kereta api, khususnya di stasiun yang menggunakan akses skybridge menuju peron.

“Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan kereta api, khususnya yang berangkat dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, agar dapat datang lebih awal ke stasiun. Boarding akan ditutup 5 menit sebelum jadwal keberangkatan karena pelanggan perlu berjalan melalui skybridge menuju kereta, sehingga membutuhkan waktu tambahan,”pintanya, Kamis 12 Maret 2026.

Kuswardojo menambahkan, bahwa kebijakan itu sebenarnya telah diberlakukan sejak Tahun 2024. Sebagai, bagian dari peningkatan standar keselamatan dan pelayanan di stasiun. Langkah tersebut, diambil untuk menghindari kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Akibat, pelanggan yang tergesa-gesa atau berlari menuju peron ketika waktu keberangkatan sudah sangat dekat.

Dengan adanya jalur skybridge, pergerakan penumpang menjadi lebih tertata dan aman. Karena, tidak lagi bersinggungan langsung dengan jalur kereta. Namun demikian, pelanggan tetap memerlukan waktu untuk berjalan dari ruang tunggu menuju peron tempat kereta berhenti.

Selama masa Angkutan Lebaran, volume pelanggan di stasiun diperkirakan meningkat signifikan dibandingkan hari biasa. Segingga, KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk memperhitungkan waktu perjalanan menuju stasiun, proses pemeriksaan tiket, hingga perjalanan menuju kereta agar tidak terburu-buru.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026. Dengan kedisiplinan pelanggan dalam mengikuti aturan boarding dan datang lebih awal ke stasiun, diharapkan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!