Bikin Macet PKL Dadakan di Hazet Pemkot Tasik Diminta Tegas, Begini Tanggapan Diky Candra

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Setiap bulan Ramadan apalagi dua pekan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Tak heran, Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) biasanya disulap menjadi pasar dadakan. Kondisi itu, sudah terjadi sejak era kepemimpinan Walikota Tasikmalaya sebelumnya.

Hadirnya, sejumlah pedagang musiman menjelang lebaran itu. Tentunya, sangat berdampak pada kondisi lalu lintas. Pasalnya, lapak pedagang tersebut mengakibatkan penyempitan jalan. Sehingga, kerap membuat kemacetan luar biasa dan warga minta ketegasan Pemkot Tasikmalaya.

“Ya, kami sudah lakukan pertemuan banyak. Komunikasi pun sudah berjalan, ujar Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Usai, Musrenbang di Satpol PP, Selasa (25/02/2026).

Diky mengaku, ada sedikit beberapa kendala. Tapi, bukan takut atau tidak dan bukannya tegas tidak tegas. Pihaknya, paham ekonomi warga sedang tidak baik-baik saja. Sehingga, mungkin ada hal yang tidak terlalu sesuai dengan harapan sebagian orang. Namun, dapat memenuhi kebutuhan sebagian orang.

“Keputusannya masih digodok belum final, kita pelan-pelan saja negoisasi. Supaya, semua bisa semaksimal mungkin dan sesuai dengan keinginan mayoritas warga,”ungkapnya.

Menurut Diky. Nanti hasil keputusannya itu, apakah direlokasi atau bagaimana?tentu semua iti merupakan hasil kajian. Karena, urusan PKL tersebut bukan hanya Satpol PP saja. Tapi, melibatkan juga OPD lain seperti Dishub, Indag dan yang lainnya.

Pemkot lanjut Diky. Tidak ingin langsung maen saklek begitu saja. Apalagi, ditengah kondisi seperti sekarang ini.
Namun, melalui komunikasi dan cara pendekatan humanisme. Karena, jangan sampai ingin kelihatan cantik dengan
cara grasa-grusu.

Sementara itu, Kadis Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah menambahkan terkait urusan PKL dadakan itu. Bukan hanya Satpol PP saja, tapi adalah Tim. Karena, untuk penanganannya tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak.

“Lihat realita dilapangan dan terus komunikasi. Mungkin, apalah akan menata PKL atau relokasi dan lainnya. Lihat kondisi ekonomi sekarang ini, kita harus bijak. Kita, terus lakukan pendekatan dan tidak mau ada permasalahan. Supaya, di hazet, bisa kondusif dan sekarang lagi dikomunikasikan,”bebernya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!