Tunjukan Kota Tasik Sudah Kondusif, Pasar Wisata Nusantara Targetkan Transaksi Rp 10 Milyar
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Dengan dihadiri oleh ribuan orang yang memadati. Perhelatan, Festival Pasar Wisata Nusantara 2025. Tentunya, bisa menjadi salah satu fakta untuk menunjukan Kota Tasikmalaya sudah kondusif. Pasca, terjadinya perusakan digedung DPRD yang dilakukukan aksi massa, Jumat (31/08/2025) lalu.
“Ya event ini tentu ada izinya hingga bisa digelar. Tentu, salah satunya itu untuk menunjukan ke publik, bahwa Kota Tasikmalaya ini sekarang sudah kondusif, malam ini ribuan yang datang”beber Ketua Festival Pasar Wisata Nusantara 2025, Ervan, Jumat (5/9/2025).
Animo pengunjungnya tutur Evan. Sangat antusias, mereka datang untuk berbelanja sejumlah produk di Festival Pasar Wisata Nusantara 2025. Diperhelatan itu, pihaknya menghadirkan sejumlah pelaku kuliner dan fashion dari Kota Tasikmalaya. Termasuk, ada juga dari Labuan Bajo, Priangan Timur dan lainnya. Sehingga, event itu bisa mengeliatkan para pelaku UMKM ditengah kondisi sekarang.

“Silahkan datang saja, ke Festival Pasar Wisata Nusantara 2025 di Asia Plaza tepatnya areal parkir belakang, dari 5-7 September 2025. Disini ada 98 tenant, khusus untuk kuliner ada beragam menu nusantara,”ungkapnya.
Bahkan terang Evan. Perhelatan itu, disupport langsung oleh Kementrian Pariwisata. Bahkan, semalam dalam pembukaanya itu dihadiri perwakilan dari Kementrian Pariwisata dan Wakil Walikota Tasikmalaya dan para anggota DPRD. Sehingga, pembukaanya yang menampilkan berbagai kesenian itu berlangsung sangat meriah.
“Kami, targetkan jumlah transaksi di Festival Pasar Wisata Nusantara 2025 ini sebesar Rp 10 milyar. Dievent itu, juga ada sejumlah kegiatan lain seperti lomba panco, ambu midang dan perlombaan yang lainnya,”imbuhnya.
Pria berkacamata itu berharap. Dengan, hadirnya Festival Pasar Wisata Nusantara 2025 itu. Tentu, bisa diikuti juga oleh kegiatan yang lainnya. Termasuk, sejumlah kegiatan untuk meriahkan di HUT Kota Tasikmalaya ke-24. Apalagi itu, momentum satu tahun sekali harus lebih gebyar dengan sebelumnya.(AR)

