Jadi Keluhan, KTNA Kota Tasik Pertanyakan Kebijakan Pemkot Terhadap Ketahanan Pangan

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ketua KTNA Kota Tasikmalaya, H Mumu Nuryaman menyampaikan. Terkait, dengan sikap kebijakan Pemkot Tasikmalaya terhadap ketahanan pangan seperti apa?. Pasalnya, ada salah satu keluhan yang disampaikan dari petani. Yakni, permasalahan jelang pada saat musim kemarau tiba. Termasuk, bagaimana untuk menghadapi permasalahan air itu.

Karena, pada musim kemarau tersebut sejumlah petani itu sangat tergantung terhadap air. Sumbernya itu, dari Sungai Cikunten yang berasal dari Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, bagaimana Pemkot Tasikmalaya guna untuk meningkatkan SDM sejumlah petani yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Kalau petani harus alih teknologi tentunya dibuat alatnya itu yang cocok seperti apa. Teknik apa yang akan diterapkan, dilahan yang seadaanya di Kota Tasikmalaya. Supaya, dilahan minimal itu bisa menghasilkan yang maksimal,”terangnya.

Saat ini pihaknya tutur Mumu. Sedang fokus dahulu dengan hasil panen, termasuk peningkatan pangan padi. Apalagi, ada program dari TNI dan Kapolri yang memberikan kesempatan kepada sejumlah petani. Dengan, kerjasama dalam program Prabowo-Gibran yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ada kesempatan dalam program MBG, karena hasil produknya itu dari pertanian
menjadi terserap. Termasuk, ke depan dengan Koperasi Merah Putih (KMP) di 50 titik. Mudah-mudahan saja, di 50 titik itu hasil dari petani yang dapat terserap,”pintanya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!