LSM PADI Akan Ajak Anggota DPRD Kota Tasik Sidak ke Tiap Kelurahan, Harapan ke Walkot Kecil
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ketua LSM Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) Iwan Restiawan. Siap, akan segera mengajak sidak para anggota DPRD Kota Tasikmalaya ke sejumlah Kelurahan. Sidak itu, berkaitan dengan persoalan tentang kemiskinan. Pasalnya, saat ini sudah ada sekitar 80 ribu warga kategori miskin di Kota Tasikmalaya.
“Ya spesifiknya akan sidaknya itu minggu depan bareng sejumlah anggota DPRD. Tapi, waktunya terserah beliau-beliau dan kami ikut menyesuaikan saja,”janji Iwan. Usai, audensi di Ruang Banggar DPRD, Jumat (4/7/2025).
Persoalan kemiskinan itu terang Iwan. Tidak bisa dilakukan oleh Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya saja. Apalagi, tahu sendiri bagaimana itu sikap Walikota Tasikmalaya selama ini. Padahal, problem kemiskinan tersebut masuk dalam kategori progtam 100 hari kerja Viman-Diky Candra.
Karena, dikuatirkan program 100 hari kerja mereka gagal total. LSM PADI, sebagai salah reftesentasi warga ikut bertanggungjawab terhadap kehidupan sosial rakyat miskin. Makanya, mencoba dorong DPRD, Dinsos, Bapelitbangsa supaya peka. Pasalnya, harapan terhadap Walikota sangat kecil. Terhadap, bagaimana pengetasan kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Hilman Wiradinata memanggapi terkait ajakan Sidak LSM PADI itu. Politisi PPP tersebut, menuturkan sidak itu berkaitan dengan akurat data. Karena, fakta dilapangan para penerima bansos banyak yang sudah tidak layak. Contoh, seharusnya warga yang layak bisa mendapat bansos malah tidak menerima. Sedangkan, ada warga yang tidak layak malah mendapat bantuan.
“Ada mentalitas penerima yang tidak layak dianggap uang nemu saja. Sehingga, sidak untuk mendapat data akurat, alhasil paling tidak bantuan itu betul-betul tepat sasaran dan muncul kesadaran. Saya, siap menerima ajakan LSM PADI sidak tersebut,”bebernya.
Hilman pun memberikan apresiasi kepada LSM PADI itu. Karena, ikut peduli untuk bisa bersama-sama bagaimana bisa pengetasan kemiskinan di Kota Tasikmalaya. Tentunya, hal itu bagian komitmen sebagai warga Kota Tasikmalaya mencoba selesaikan penyakit sosial salah satunya itu kemiskinan.
“Jadi bagaimana ke depan bisa segera mengoptimalkan terkait program. Tidak hanya, bisa diselesaikan secara instan seperti bantuan sosial. Tapi, diperlukan bagaimana program itu dapat meningkatan level sehingga ke depan tidak menjadi level miskin,”pintanya.(AR)

