Ada Temuan Ini PMII Datangi DPRD Kota Tasik, Angga : Minggu Depan Akan Undang Kejaksaan

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sejumlah mahasiswa dari PMII Kota Tasikmalaya mendatangi. Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Rabu (4/7/2025). Kedatangan, mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H Wahid dan anggota Komisi II, Angga Yogaswara dan Kepler Sianturi.

Para aktivis mahasiswa itu datang untuk melakukan audensi. Terkait, dengan dugaan adanya temuan permasalahan ketidaksesuaian prosedur hukum. Dalam, program pembelian gabah kering panen di Kota Tasikmalaya.

Sehingga, DPRD Kota Tasikmalaya pun menghadirkan yang mewakili Bulog yakni Asisten Manager Pengadaan Bulog, Uji dan dua rekannya. Dalam kesempatan itu, Wahid bertindak sebagai pimpinan diaudensi tersebut. Namun, akhirnya pimpinan diambil alih oleh Angga. Karena diwaktu bersamaan, Wahid harus menghadiri rapat banggar.

“Salah satu yang dibahas itu daya serap Bulog terhadap gabah di Kota Tasikmalaya. PMII tersebut, menemukan kejangkalan dilapangan dan ingin koordinasi dengan DPRD dan Bulog untuk samakan persepsi,”beber Angga.

Mereka tutur Angga mempertanyakan, apakah memang ada atau tidaknya. Masyarakat, selaku petani yang berasnya tidak terserap. Kemudian, mencari tahu ada atau tidaknya pelanggaran Bulog dalam penyerapan beras itu. Pasalnya, ditakutkan Bulog itu bukan menyerap gabah dari petani atau gapoktan. PMII juga mempertanyakan apa ada penyerapan beras secara langsung atau menyerapnya dari luar Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

“Kepala Cabang Sub Drive Bulog Wilayah Priangan Timur tidak hadir hanya diwakili oleh 3 orang saja. Tadi, rekan-rekan dari PMII juga minta sejumlah data, khususnya di Kota Tasik. Namun, dari Bulog tidak membawa sejumlah datanya itu, bahkan harus nelpon dulu ke kantornya,”ujarnya.

Politisi PKB itu menuturkan, bahwa pertemuan tersebut akan dilanjutkan minggu depan. Tepatnya, Selasa 8 Juli 2024 pukul 13.00 di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya. Bahkan, bakal mengundang Kejaksaan, Kepolisian, Kepala Cabang Sub Drive Bulog Wilayah Priangan Timur, Dinas Pertanian, Babinsa, PPL, Gapoktan dan yang lainnya.

“Minggu depan kita akan undang mereka tersebut. Supaya, bisa klarifikasi langsung apakah benar Bulog sudah menyerap gabah dari para kelompak tani, ataukah hanya rekayasa saja. Nanti akan lihat minggu depan, kalau ditemukan beberapa pelanggaran hukum akan dilaporkan,”janjinya.

Angga juga menambahkan, dalam pertemuan tersebut juga PMII minta data serapan gabah berapa tonase serapan gabah di Kota Tasik. Serta, data siapa saja kelompok petani yang sudah menyerahkan ganah ke Bulog. Namun, tidak mendapatkan jawaban yang signifikan. Karena, data dari Bulog itu sifatnya include se Priangan Timur. Tapi, sudah ada yang dikirimkan ke PMMI dan PMII akan cek dulu sebagai bahan dasar untuk minggu depan.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!