Nyaris Diamuk Massa, Wanita Ini Kepergok Curi Celana di Pedestrian Cihideung Kota Tasik

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Seorang ibu rumah tangga yang berinisial YS (40) nyaris diamuk massa. Setelah, kepergok mencuri celana pendek dari salah satu pedagang kaki lima. Dikawasan, pedestrian Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Selasa (04/04/2023).

Akibat aksinya ketahuan itu, sehingga memancing emosi sejumlah masyarakat sekitar. Namun, beruntung saat itu ada petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya. Sedang, melakukan patroli dikawasan tersebut dan langsung mengamankan IRT itu. Serta, membawanya ke Mako untuk dimintai keterangan.

Kepala Seksi (Kasi) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Dinas Satpol PP Kota Tasikmalaya, Sandi A Sugih menjelaskan. Bahwa, saat kejadian itu masyarakat sudah menangkap dan berkerumun. Dikuatirkan masyarakat bersikap anarkis, sehingga diamankan anggotanya dan dibawa ke Mako Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Adapun, dari hasil pengakuan dalam pemeriksaan pelaku. Karena, merasa kesal kepada pedagang lantaran permintaannya. Agar harga barang yang hendak dibelinya, tidak ditanggapi oleh si pedagang. Puncak kekesalannya itu, saat ada seorang pembeli lainnya yang sama menawar harga tersebut. Malah, langsung direspon oleh pedagang tersebut.

“Pelaku adalah warga asal Kabupaten Ciamis. Intinya merasa kesal saja kepada sipedagang, karena tidak ditanggapi. Sehingga, nekat mencuri celana pendek tersebut,”bebernya.

Sandi menuturkan, berdasarkan pengakuan pelaku. Hanya, mengambil satu celana pendek. Namun karena keburu kepergok, sehingga barang curian yang diambil pelaku langsung di kembalikan ke pemiliknya. Jadi, sudah dikembalikan ke pemiliknya dan sudah damai. Sehingga, pelaku dikasih berita pemeriksaan dan selanjut diberi pembinaan sesuai istilahnya administrasi. Namun, apabila ketahuan seperti tadi akan dilaporkan ke pihak berwajib

“Jika pelaku kembali melakukan aksi pencurian dan tertangkap. Maka, konsekuensinya akan dilaporkan dan menyerahkannya langsung ke pihak kepolisian,”janjinya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!