Budidaya Maggot, Bisa Menjadi Solusi Persoalan Sampah Organik di Kota Tasik
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Dengan adanya budidaya maggot atau larva lalat tentara hitam (black soldier fly/ BSF). Ternyata, bisa menjadi salah satu solusi atas persoalan tumpukan sampah organik di Kota Tasikmalaya.
Sehingga, dengan adanya budidaya maggot dimasyarakat. Semua, jenis limbah organik yang awalnya hanya menumpuk, mencemari lingkungan dan menimbulkan bau busuk. Tentunya, bisa dimanfaatkan sebagai makanan maggot.
“Dengan adanya maggot, sampah organik yang ada dirumah bisa ditampung. Karena, dapat dimakan oleh maggot. Sehingga, tidak harus dibuang ke TPA Ciangir,”beber Pj Walikota Tasikmalaya, Dr Cheka Virgowansyah, Senin (02/10/2023).
Cheka menjelaskan, budidaya maggot itu tersimpan didalam box, sebagai tempat menampung sampah organik. Box tersebut, tersebar disejumlah RW yang ada diwilayah masing-masing. Salah satu, contoh yang sudah berjalan itu. Berada, di Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeurem.
“Dalam budidaya maggot itu, ada 2 fungsi. Bisa, mengatasi sampah organik dan peternak juga bisa mendapatkan penghasilan. Karena, dari telur sampai masa panen tersebut hanya 2 minggu,”terangnya.
Sehingga, lanjut Cheka pasca panen itu nantinya bisa dikoordinasikan dengan Babinsa untuk ditimbang, lalu langsung dibawa ke Koperasi Kodim 012 Tasikmalaya. Setelah uangnya cair, maka langsung bakal ditransfer melalui norek milik peternak. Sehingga, masyarakat pun bisa mendapatkan penghasilannya.(AR)

