Aksi Mogok Pedagang dan Pengrajin Tahu Tempe, Pusat Harus Atur Import Kedelai

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Aksi mogok yang dilakukan oleh para pedagang dan perajin tahu tempe yang tergabung. Dalam, Forum Pedagang dan Pengrajin Tahu Tempe di Pasar Induk Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Selasa-Rabu, 22-23 Februari 2022.

Kini, mendapat tanggapan langsung dari
Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf. Ketua DPD Golkar Kota Tasikmalaya itu, meminta kepada pemerintah pusat, agar bisa mengatur regulasi import kedelai. Pasalnya kedelai itu, banyak import, sehingga ketika ada kenaikan harga bahan baku itu, otomatis berpengaruh terhadap masyarakat kecil.

“Pemerintah pusat harus melakukan regulasi persoalan bahan baku. Minimal pusat itu berikan warning dengan harga berapa?supaya para pengusaha tidak resah,”ujarnya. Usai Musrenbang Dukcapil di RM Genah Calik, Selasa (22/02/2022).

Yusuf menambahkan, regulasi import kedelai itu dilakukan oleh pemerintah pusat, bukan dari daerah. Sehingga, memintanya supaya pusat lebih arif dan bijaksana dalam mengatur regulasi tersebut. Agar, tidak menimbulkan gejolak dari pedagang dan pengrajin tahu tempe yang ada didaerah.

“Aksi mogok yang dilakukan di Pasar Induk Cikurubuk itu, tentunya sebagai bentuk kecewa. Tapi dampaknya itu kepada semuanya,”bebernya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!