1 Anggota LSM GMBI Tewas, Dikeroyok Oknum GMPI di Karawang, Agus : Proses Hukum

Majalengka (kilangbara.com)-Buntut aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI). Hingga menewaskan satu orang anggota LSM GMBI Distrik Rembang Jawa Timur di KIIC Karawang. Kini, mendapat tanggapan dari Ketua Dewan Pimpinan Distrik LSM GMBI Kabupaten Majalengka, H. Agustinus Subagja.

“Kami minta Kapolri dan Kapolda Jabar juga Kapolres Karawang. Agar, menangkap pelaku dan aktor intelektual pembunuhan berencana itu. Segera diproses hukum seberat-beratnya. Serta juga meminta pertangungjawaban, Ketua Umum GMPI untuk diproses hukum,”tegasnya, Kamis (25/11/2021).

Agustinus menjelaskan, banyak isu beredar bahwa di Karawang tersebut, telah terjadi bentrokan. Padahal kenyataannya, tidak ada bentrokan sama sekali. Justru yang ada itu, adalah pengeroyokan serta pembunuhan di luar lokasi aksi.

Sebelumnya, anggota LSM GMBI bernama Achmad Sudir (41) asal Kelurahan Lodan Wetan, Kecamatan Sarang, Rembang, Jawa Timur. Tewas mengenaskan setelah korban tak berdaya dimassa sekelompok Aliansi Ormas di Karawang.

Informasinya Achmad, bersama temannya, Kapid datang dari Rembang, dengan mengendarai Honda Brio bernopol S 1724 BB. Dalam rangka ikut bergabung aksi bersama LSM GMBI Karawang dan Ormas lainnya yakni, MCI, BPPKB dan Banaspati tujuannya ke PT. Ichie Industries (KIIC).

Sekitar pukul 12.10 WIB kendaraan korban, bersama temannya Kapid, keluar dari GT. Karawang Barat yang rencananya menuju ke Kawasan KIIC, guna bergabung. Namun malah nyasar, langsung lurus menuju arah Kota Karawang.

Ketika, sampai di depan Hotel Resinda bertemu. Dengan rombongan massa Aliansi LSM GMPI yang bergerak dari lapangan Karang Pawitan. Menuju Kawasan KIC Karawang Barat. Tiba-tiba saja, kendaraannya yang berstiker Keluarga Besar LSM GMBI itu. Malah dicegat dan menjadi bulan-bulanan massa Aliansi Ormas GMPI tersebut.

Hingga, kedua korban terluka parah dan harus segera dilarikan ke RS. Mandaya. Namun sayangnya, Achmad Sudir nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Akibat luka parah yang dideritanya. Sementara temannya, Kapid saat ini masih dalam penanganan, secara intensive di RS. Mandaya Karawang.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!