Baper, Oknum Wartawan Ngamuk, Rusak Fasilitas Kantor, Kades Lapor Polisi

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Datang ke
Kantor Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (03/05/2021). Dua pria yang mengaku sebagai seorang wartawan, malah ngamuk gebrak meja, lalu melempar dokumen. Serta juga merusak fasilitas kantor desa tersebut. Aksi tidak terpuji itu, terekam oleh kamera pengawas CCTV, Senin (04/05/2021).

Menurut keterangan saksi, DA perangkat Desa Cikondang, yang sedang melaksanakan tugasnya di Desa Cikondang, menjelaskan kedatangan orang lelaki yang salah satunya bernama DD bersama satu orang rekannya. Mereka, langsung masuk ke dalam Kantor Desa Cikondang, lalu menanyakan keberadaan Kepala Desa, kemudian dijawab, bahwa Kepala Desa sedang berada, di Dinas di Kabupaten Tasikmalaya.

Setelah itu, menanyakan kembali masalah pertambangan di Desa Cikondang, ketika akan dijawab oleh saksi, tiba tiba DD dan satu orang rekannya, naik pitam, karena baper. Langsung berdiri dan melempar buku, hansanitizer. Serta stampel desa yang berada diatas meja pelayanan.

Sehingga orang yang berada di Desa menjadi ketakutan. Setelah itu, kedua orang tersebut meninggalkan Desa Cikondang. Akibat kejadian tersebut, para perangkat Desa Cikondang mengalami shock/ketakutan.

Kades Cikondang, Eros Tosita mengaku telah melaporkan aksi kekerasan oknum jurnalis itu, kepada pihak kepolisian, Selasa (04/05/2021). Karena, selain merasa diintimidasi, fasilitas negara juga rusak, akibat ulah tidak terpuji pelaku. Saat ini, polisi masih mengejar pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu.

Kapolsek Cineam, AKP Semiyono membenarkan telah terjadi pengrusakan oleh oknum wartawan. Di Kantor Desa Cikondang Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya. Kedua orang yang mengaku dari awak media itu, tidak memakai atribut maupun tanda pengenal.

“Saat ini, polisi masih mengejar pelaku yang membuat resah di Kantor Desa Cikondang tersebut,”ungkapnya.(DN/Iwa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!