Walikota Banjar, Berharap Agar Produk Rengginang Bisa Diekspor
Banjar (kilangbara.com)-Walikota Banjar Dr Hj Ade Uu Sukaesih M.Si berharap kepada kepada Ketua Sentra Rengginang Purwaharja.Agar produk rengginang bisa diekspor dengan brand sebagai rengginang higienis yang berkualitas dari Kota Banjar.
Apalagi, Kota Banjar telah resmi memiliki sentra rengginang di Kelurahan Purwaharja.Jumlah rengginang yang diproduksi setiap bulannya, mencapai 1 ½ ton dan dipasarkan ke daerah Ciamis, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Bekasi.
“Bahkan, sentra rengginang atau rangicok (ranginang coklat) telah memiliki hak paten dan bersertifikat halal dari MUI,”terangnya, saat menghadiri kegiatan tanam perdana demplot bawang merah dan penyerahan bantuan alat produksi rengginang.Di Dusun Mundu Desa Binangun Kecamatan Pataruman, Rabu (22/07/2020).

Selain ada sentra rengginang Kata Walikota, di Kota Banjar juga ada klaster bawang merah di Desa Binangun.Saat ini memiliki luas lahan sebesar 2 hektar dengan potensi luas lahan 25 hektar.Ke depannya Desa tersebut dapat menjadi swasembada bawang merah di Kota Banjar.
“Kelompok tani Mulyasari menjadi pelopor swasembada bawang merah di Kota Banjar.Sehingga mampu memenuhi kebutuhan bawang merah sendiri tanpa adanya ketergantungan kepada daerah lain,”harapnya.
Dalam kesempatan itu, dua orang pegiat perekonomian Kota Banjar, Asep Rohayanto (Ketua Sentra Rengginang Purwaharja) dan Ari Aryana (Ketua Kelompok Tani Mulyasari Desa Binangun).Telah mendapatkan bantuan melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).(Wan)

