Besok, Stasiun Tasik Kembali Layani KA Jarak Jauh, Ini Syaratnya Bagi Penumpang

Bandung (kilangbara)-Mulai besok, Jumat (12/06/2020) sebagai tahap awal diwilayah Daop 2 Bandung, Kereta Api (KA) yang akan beroperasi jarak jauh, hanya KA Kahuripan relasi Kiaracondong-Blitar PP saja.Sedangkan untuk kereta lokal ada penambahan 9 perjalanan KA Lokal.Adapun KA Kahuripan itu, berangkat dari Stasiun Kiaracondong pada pukul 23.15 WIB dan tiba di Stasiun Tasikmalaya sekitar pukul 01.00 WIB.Lalu melanjutkan perjalanannya melintasi sejumlah Stasiun lainnya hingga berakhir di Stasiun Blitar (Jatim).

“Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan tiket dapat dipesan secara online melalui aplikasi KAI Access dan channel online lainnya mulai H-7 keberangkatan KA.Sedangkan penjualan tiket di loket stasiun dilayani mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA,”ujar Executive Vice President Daop 2, Fredi Firmansyah, melalui siaran persnya yang dikirim ke Kilangbara.Com, Kamis (11/06/2020).

Pada tahap awal, kata Fredi KAI hanya menjual tiket 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia.Tujuannya untuk menjaga jarak antar penumpang selama dalam perjalanan.Khusus bagi penumpang dengan usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat dalam perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan penumpang lain.

Khusus untuk perjalanan KA jarak jauh penumpang diharuskan mengenakan Face Shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan sampai zona 2 (dua) stasiun tujuan.Khusus untuk penumpang infant diwajibkan membawa Face Shield sendiri.Calon penumpang KA jarak jauh juga diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020.Berkas-berkas tersebut harus ditunjukkan kepada petugas pada saat melakukan boarding.

Adapun ketentuannya itu, menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan uji Rapid-Test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan.Lalu, menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau Rapid Test.Serta mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Secara umum, setiap penumpang KA jarak jauh maupun Lokal diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, dan menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.Jika saat proses boarding penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka tidak diperkenankan melakukan perjalanan dan tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh.

Fredi menambahkan, dengan dioperasikannya 10 KA itu, maka per 12 Juni 2020, secara total Daop 2 Bandung akan mengoperasikan 40 KA atau baru 44 persen dari 90 KA regular (Rincian daftar perjalanan KA terlampir).Sehingga PT KAI baru menjalankan sebagian perjalanan KA Reguler dengan pertimbangan penerapan PSBB di berbagai wilayah serta permintaan dari masyarakat.

“Pengoperasian kembali KA reguler ini akan terus kami evaluasi perkembangannya.Informasi lebih lanjut terkait perjalanan kembali KA Reguler, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id atau media sosial KAI121,”bebernya.

Tabel Daftar Perjalanan KA di Daop 2 Bandung

NO NO KA NAMA KA RELASI BER DAT
1 294B Kahuripan Kiaracondong Blitar 23.15 13.40
2 538 Ekonomi Lokal Bandung Raya Purwakarta – Kiara 03.55 06.57
3 528 Ekonomi Lokal Bandung Raya Kiaracondong – Cica 04:00 04.30
4 503 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 04:20 05.58
5 519 Lokal Cibatu Cibatu – Padalarang 04:50 07.35
6 512 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 05:00 06.34
7 529 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 05:10 06.45
8 506 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Kiara 06:30 07.29
9 511 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 06:50 08.45
10 545 Lokal Cibatu Cibatu – Bandung 06:55 09.20
11 530 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 07:20 09.30
12 546 Ekonomi Lokal Bandung Raya Kiaracondong – Cibatu 07:35 09.42
13 520 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 08:05 10.14
14 514 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 09:40 11.19
15 537 Ekonomi Lokal Bandung Raya Bandung – Padalarang 09:55 10.40
16 531 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 10:00 11.51
17 521 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 10:45 12.16
18 457 Lokal Cibatu Cibatu – Purwakarta 10:45 16.25
19 540 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 11:10 12.50
20 513 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 11:45 13.29
21 532 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 12:10 13.51
22 522 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 12:55 14.45
23 539 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 13:15 15.15
24 533 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 14:15 15.46
25 516 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 14:15 15.56
26 523 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 15:05 16.43
27 542 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 15.35 17.29
28 515 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 16:15 17.45
29 534 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 16.20 18.25
30 458A Lokal Cibatu Purwakarta – Cibatu 17:15 23:50
31 524 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 17:30 19.42
32 505 Ekonomi Lokal Bandung Raya Kiaracondong – Pad 17:55 18.53
33 KP/541A Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Kiara 18.00 18.50
34 518 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 18.20 20.16
35 535 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 19.10 21.00
36 508 Ekonomi Lokal Bandung Raya Padalarang – Cicalengka 19.20 21.19
37 KP/525A Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Kiara 20.00 20.47
38 517 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Purwakarta 20.40 00.52
39 536 Lokal Cibatu Padalarang – Cibatu 21.25 00.50
40 507 Ekonomi Lokal Bandung Raya Cicalengka – Padalarang 21.40 23.45

Sementara itu, melalui siaran pers yang sama, Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, menegaskan, pengoperasian kembali KA Reguler ini tetap diikuti dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 melalui transportasi kereta api.Perjalanan kembali KA itu mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020.Tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Serta Surat Edaran Ditjenka Kemenhub Nomor 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020.Tentang pedoman dan petunjuk teknis pengendalian transportasi perkeretaapian dalam asa AKB untuk mencegah penyebaran Covid-19.Adapun perjalanan KA itu, ada 14 KA Jarak Jauh dan 23 KA Lokal yang dijalankan kembali mulai 12 Juni 2020 untuk seluruh lapisan masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!