Terekam CCTV, 1 Orang Dibekuk, 2 Lagi Diamankan, Ketika COD Mobil Curian

Kab.Tasik (kilangbara.com)-Aksi pencurian kendaraan bak terbuka. Di Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya, terekam kamera pengawas CCTV, (30/08/21). Sehingga, polisi berhasil amankan tiga orang dari empat anggota komplotan itu. Ketika sedang, transaksi mobil curian secara Cash On Delifery (COD), di Soreang Kabupaten Bandung.

Pelaku masing masing, bernama Megi (29) warga Salawu, Sandi (23) dan  Handi (26) warga Padakembang. Sementara, Hendi (32) masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolsek Leuwisari, melalui Ipda Iin Solihin, Kanit reskrim Polsek Leuwisari mengatakan pihaknya mendapat laporan, dari warga yang kehilangan mobil bak terbuka. Lalu, pihaknya melihat terekam CCTV pelaku dengan jelas. Kemudian, langsung bergerak dan berhasil mengamankan Megi.

“Selanjutnya, kami juga menangkap 2 orang lainnya, ketika mereka sedang COD mobil curian di Soreang dan 1 orang lagi masuk DPO,”terangnya.

Menurut Iin, pelaku ketika menjalankan aksinya itu, sempat terekam kamera CCTV. Dalam rekaman yang diterimanya itu, terlihat dua orang anggota komplotan mondar’mandir, mengawasi lokasi kejadian. Tak lama berselang, dua orang pelaku lainnya, tampak mengambil kendaraan bak terbuka warna putih.

“Bahkan, seorang pelaku nyaris tertabrak usai mendorong bak terbuka hasil curian. Karena kuatir tertinggal, pelaku mengejar kendaraan curian yang dikemudikan rekanya, dengan menyalip kendaaran yang melaju,”tuturnya.

Kata Iin, 3 pelaku dihadapan penyidik, sudah mengakui perbuatanya. Mereka, menyasar kendaraan yang diparkir depan rumah tanpa pagar. Adapun, alat yang digunakannya itu, selain pisau dapur untuk merusak kunci pintu, pelaku juga menyalakan kendaraan curian. Dengan mengunakan soket, yang dihubungkan kebagian kabel kontak. Sedangkan sasarannya tersebut, kendaraan yang terparkir tanpa pagar rumah. Pelaku gunakan pisau dapur dan soket untuk mencuri.

Polisi amankan barang bukti berupa pisau, soket kabel dan satu unit kendaraan bak warna putih. Komplotan spesialis kendaraan bak ini, harus mendekam di balik jeruji besi. Mereka terancam kurungan maksimal tujuh tahun penjara, akibat melanggar pasar 363 KUHPidana.(Iwa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!