Mall di Kota Tasik, Diserbu Pengunjung, Firman : Ikuti Prokes, Jangan Berkerumun

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Fenomena banyaknya pengunjung berkerumun, ditengah pandemi Covid-19, disejumlah mall di Kota Tasikmalaya. Kini, ditanggapi langsung oleh Kadis Indag Kota Tasikmalaya, H Firmansyah SH. Pria tersebut menuturkan, agar pengelola mall harus mengawasi pengunjung. Supaya, bisa mematuhi prokes dan jangan berkerumun.

“Karena dimall tersebut, sudah terbentuk satuan unit (Satgas Covid-19). Tapi, perannya selama ini, hanya sebatas memeriksa suhu saja didepan. Seharusnya, mereka juga ikut mengawasi dan pengendalian ke dalam. Agar pengunjung jangan dibiarkan berkerumun,”ujarnya, Rabu (05/05/2021).

Firman menambahkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi, kepada sejumlah mall, toko modern dan minimarket. Terkait, harus mengikuti Surat Edaran Walikota, tentang Pembatasan Pelaksanan Skala Mikro (PPKM). Bahkan, sudah memanggil asosiasi toko modern, pusat perbelanjaan dan minimarket.

“Kalau dizona hijau itu pengunjung sekitar 50 persen, zona merah sekitar 75 persen. Bila, pengelola mall abai terhadap prokes melalui surat edaran itu. Ada, sanksinya berupa teguran, tulisan dan administratif. Bisa, sekian hari ditutup ataupun langsung dicabut izin operasionalnya,”bebernya.

Terpisah, Kabid P2P Dinkes Kota Tasikmalaya, dr Asep Hendra, Selasa (03/05/2021) mengatakan dengan fenomena, banyaknya pengunjung mall ke Kota Tasikmalaya. Karena, yang datang ke mall itu, bukan hanya orang Tasik saja. Namun juga ada dari Banjar, Ciamis, Kabupaten Tasik dan Garut.

Secara ekonomi itu, memang bagus bisa bantu dengan penangulangan ekonomi daerah. Apalagi, Kota Tasikmalaya sebagai pusat niaga diwilayah Priangan Timur. Namun, secara penyebaran Covid-19 buat Orang Tanpa Gejala (OTG) itu, kurang bagus. Tentunya, harus ada peran aktif petugas, supaya dapat mengawasi dan mengendalikan. Agar, bisa patuhi prokes dan jangan berkerumun.

“Apalagi, sekarang Kota Tasikmalaya sudah masuk kategori zona merah lagi, kita harus selalu waspada, jangan pernah lengah, patuhi prokes dan jangan berkerumun,”pintanya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!