Dianggap Tak Netral, Warga Minta Sekda, Panggil Camat & Kasi Kec Penyingkiran
Majalengka (kilangbara.com)-Gong Pilkades di Desa Jatiserang, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka. Ternyata, kini malah menimbulkan kegaduhan. Pasalnya, sejumlah masa pendukung/timses nomor urut 1 dan 2, merasa gerah. Dengan, manuver Camat Panyingkiran dan Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Panyingkiran. Dianggap, tidak netral dan malah berpihak kepada calon nomor urut 3, Syarif Solehudin.
“Kami minta Pak Sekda Majalengka, segera memanggil Camat dan Kasipem Penyingkiran. Karena, dalam Pilkades di Desa Jatiserang, mereka bersikap tidak netral,”beber salah satu timses Kades yang enggan disebut namanya, Selasa (19/05/2021).
Sumber menjelaskan, ketidaknetralan Camat dan Kasi tersebut. Nampak, ketika mereka itu tidak hadiri, tanpa alasan yang jelas. Saat, kampanye nomor urut 1, Ade Margiani dan nomor urut 2, Tirta Surahman. Namun, ironisnya justru hadir, saat kampanye nomor urut 3. Bahkan, malah melakukan poto bersama segala. Tak ayal, menimbulkan resistensi dari pendukung nomor urut 1 dan 2.
Tentunya, manuvernya itu sebagai preseden buruk. Karena, seharusnya mereka itu, bersikap netral dalam Pilkades tersebut. Apalagi pencoblosan itu, hanya 3 hari lagi akan dilaksanakan. Seyogianya beliau-beliau tersebut sebagai ASN. Bisa menjadi figur bapak, dapat menjaga demokrasi yang sehat. Agar Pilkades itu, bisa menghasilkan seorang pemimpin yang amanah.
“Memang, ASN memiliki hak pilih, namun tetap harus netral, seperti dalam UU ASN, kalau, Kades ada dalam UU Desa. Kami, sangat kuatir kalau terus dibiarkan, karena bisa menimbulkan gejolak dimasyarakat,”imbuhnya.
Terpisah, Camat Panyingkiran, Yeni Widaningsih membantah, telah mendukung calon Kades Jatiserang nomor urut 3. Adapun, saat hadir kampanye nomor urut 3 itu. Hanya, ingin tahu keadaan kampanye itu saja, tidak lebih. Sedangkan, kenapa tidak hadir saat kampanye nomor urut 1 dan 2. Dirinya, kebetulan sedang sibuk, ada zoom meeting dengan Bupati.
“Saya tadi, sudah menjelaskan kepada calon nomor urut 2. Serta, sudah minta maaf ke rumahnya. Kini, hanya tinggal datang ke calon nomor urut 1. Nanti akan ke rumahnya, tunggu saja ya,”janjinya.(Sam)

