Iwan : Diduga Oknum Camat, Aparatur Desa, Arahkan Warga, Coblos Pasangan Tertentu
Kab.Tasik (kilangbara.com)-Calon Bupati Tasikmalaya, Dr H Iwan Saputra SE menangapi hiruk pikuk hasil Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2020.Melalui pernyataanya sikap resminya.Dalam tayangan video yang diunggah oleh salah satu netizen, Abysyfa Syifa dan Okeu digrup Facebook Barisan Iwan Saputra, sekitar pukul 23.50 WIB, Minggu (13/12/2020).
Dalam video itu, Iwan menyebutkan pihaknya sudah berjuang bersama pendukungnya.Dalam memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita dan harapan warga Kabupaten Tasikmalaya.Dengan dilandasi semangat ketulusan dan keikhlasan.Pihaknya, sangat menghormati setiap proses dalam Pilkada yakni, azas demokrasi.
Namun, apa yang terjadi dan disaksikan hari ini dalam Pilkada Kabupaten Tasikmalaya.Ternyata, banyak sekali kejanggalan dan kecurangan.Diantaranya, proses pengambilan, pengalihan dan pengarahan suara.Diduga, telah dilakukan oleh oknum PNS (terutama para Camat), Aparatur Desa, Punduh.Serta juga BPD yang telah memberikan uang kepada warga, agar mencoblos pasangan tertentu.
“Jadi ada kejanggalan dalam proses penyelenggara Pilkada itu, ditingkat TPS, yakni KPPS.Termasuk juga ada pemanfaatan dana Covid-19, dana hibah, dana keuangan ke desa.Diindikasikan untuk diarahkan kepada pasangan tertentu,”ujarnya.
Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya itu, menuturkan ketika proses Pilkada tersebut penuh dengan kejanggalan.Pihaknya, menggangap bahwa proses demokrasi Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya, sudah tercoreng dan cacat.Karena, sudah tidak memenuhi lagi azaz demokrasi.
Seharusnya kejadian tersebut, harus tercatat dan bisa dilaporkan Bawaslu melalui Panwas.Tapi hari ini dalam setiap pelanggar tersebut, kita tidak pernah melihat menjadi catatan satu pun.Baik itu, oleh Bawaslu maupun Panwas.Karena, prosesnya tidak baik dan keluar dari aturan.Pihaknya, tidak akan menerima hasil Pilkada yang dikeluarkan oleh penyelenggarakan, yakni KPUD.
“Kita sangat menghormati, apa yang sudah diberikan dan dilakukan oleh para pendukung.Karena, semua keluar dari hati sanubari, tentunya kita tidak ingin bumi sukapura yang dilandasi visi religius islami.Tercoreng, hanya gara-gara ingin mencapai kekuasaan, proses Pilkada jadi menghalalkan segala cara,”bebernya.
Pihaknya, lanjut Iwan akan menegakan kebenaran dan melawan setiap kecurangan.Karena, berbagai kecurangan tersebut, tidak pernah ditindaklanjuti, baik oleh KPU maupun Bawaslu.Tentunya itu, sangat melukai warga Kabupaten Tasikmalaya.Sehingga, bakal melawan setiap ketidakadilan dan kecurangan tersebut.(***)

