Sejumlah Kepsek SMK Swasta di Kota Tasik Ngeluh Kebijakan KDM, Diky Candra Angkat Bicara

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara mengaku dalam beberapa kesempatan. Telah, menerima keluhan dari beberapa Kepala Sekolah SMK Swasta di Kota Tasikmalaya. Buntut, anjloknya minat peserta didik baru yang melanjutkan ke SMK swasta.

Padahal dalam kesempatan yang berbeda, Diky juga telah menerima informasi. Tentang, begitu tingginya angka putus sekolah di Kota Tasikmalaya. Bahkan, angka pengangguran terbukanya itu rupanya telah didominasi oleh sejumlah lulusan SMA/SMK.

Terkait hal itu, Diky menyampaikan bisa menjadi solusi dari masalah tersebut. Karena, sebenarnya telah ada dari program Gubernur Jabar KDM. Pasalnya, KDM telah menyampaikan bahwa semua anak di Jabar harus sekolah.

Artinya, angka putus sekolah yang masih terbilang tinggi. Harus, tertangani dan kebetulan disisi lain banyak SMK swasta yang memang kekurangan murid yang seharusnya ada jalan keluar.

Dari dua permasalahan itu, dapat dicarikan satu problem solving yang tidak memberikan masalah baru. Problem solving tersebut, adalah menyelamatkan mereka yang beresiko putus sekolah. Baik itu karena alasan biaya atau karena ingin segera bekerja membantu orang tua.

“Agar, tetap bisa bersekolah di SMK swasta yang kekurangan murid baru. Tentunya, dengan model dan metode yang bisa menjadi solusi tanpa melanggar aturan kurikulum yang berlaku,”ujarnya, Kamis (8/7/2026).

Diky menyatakan, jika model sekolah seperti ini bisa berjalan. Tentu, selain menjadi solusi juga tidak akan membebani anggaran Pemkot Tasikmalaya. Karena, Gubernur Jawa Barat, KDM sudah mempunyai program bantuan untuk SMK Swasta.

Bahkan model sekolah seperti ini juga menjadi langkah baru. Guna, untuk inovasi model pembelajaran di SMK swasta khususnya di Kota Tasikmalaya. Dengan, adanya pembekalan kewirausahaan dan life skill yang cocok. Serta, sesuai dengan minat dan kebutuhan para murid.

Nanti program itu, bisa dimatangkan lagi dengan melibatkan pihak pihak yang terkait. Baik itu, dari unsur pemerintahan atau dari kalangan dunia usaha dan industri. Dirinya, berharap SMK swasta dan sekolah SMP bisa bekerja sama untuk tukar informasi.

“Kalau secara langsung memang bukan tugas pokok fungsi saya sebagai Wakil Walikota. Namun ini bisa jadi solusi penanganan kemiskinan. Akibat, adanya pengangguran yang terdampak dari dunia pendidikan,”pungkasnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!