Konsep Penataan Pemkot Tasik Ijinkan PKL Dadakan Jualan di Hazet, Tahun Ini Terakhir Kalinya

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Pemkot Tasikmalaya melalui Tim Penataan yang terdiri berbagai OPD. Akhirnya, telah mengambil keputusan terkait dengan PKL dadakan yang selalu muncul. Pada, setiap bulan Ramadhan menjelang Lebaran. Di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet).

“Konsepnya itu penataan, bukan masalah mengijinkan atau tidak. Tapi, kita juga paham dengan kondisi sekarang ini,” beber Kadis Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah kepada kilangbara.com, lewat ponselnya, Sabtu (7/03/2026).

Sehingga tutur Yogi. Pihaknya, kini sudah sepakat dengan Forum Pataruman untuk sama-sama bisa menata. Supaya, sejumlah PKL itu dapat melakukan aktivitasnya. Namun juga bisa untuk meminimalisir terhadap dampaknya tersebut.

“Diperbolehkan berjualan, tapi tahun ini, sejumlah PKL tersebut yang terakhir kalinya berjualan dikawasan Hazet. Tentu, dengan syarat Pemkot Tasikmalaya bersama sejumlah pedagang pun ikut untuk bisa menatanya,”ungkapnya.

Nanti terang Yogi. Pihaknya, akan mengevaluasinya dan mudah-mudahan dengan konsep penataan itu. Bakal, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu, sudah ada kesepakatan bersama yang ditanda tangani oleh para Kepala OPD terkait dengan Forum Pataruman.

“Adapun terkait nanti untuk tahun 2027, kita rencanakan tidak dijalur utama (Hazet). Tapi ada dijalur alternatif lainnya, Pemkot Tasikmalaya sudah sepakat dengan Forum Pataruman yang memfasilitasi PKL,”ujarnya.

Mantan Camat Cihideung itu menambahkan, sejumlah PKL dadakan tersebut. Nanti, mereka berjualannya itu pada H-10. Ketika, disinggung berapa ratus jumlahnya PKL itu. Yogi, mempersilahkan untuk konfirmasi ke Forum Pataruman saja.

“Silahkan ke Forum Pataruman, berapa yang sudah daftarnya itu. Kita, kemarin sudah sepakat terkait ukuran tenda PKL dan batasnya dari mana kemana. Termasuk, rencana sebelum H-10 mau dilaksanakan dulu simulasi bareng dilapangan,”janjinya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!