Sebelumnya Ajak Kepala OPD Stres ke Jakarta Tapi Lelet, Diky Candra : Sekarang Sudah Telat

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Buntut adanya, sejumlah Kepala OPD yang ada di lingkungan Pemkot Tasikmalaya mengalami stres. Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara mengaku. Sebelumnya, sudah membuka pintu jika dibutuhkan siap untuk diajak berangkat ke Jakarta.

Diky menjelaskan, bahwa pejabat yang stres itu datang kepadanya. Dampak, adanya efisiensi anggaran dari pusat. Sehingga, dirinya mepersilahkan saja kalau dibutuhkan saya siap untuk ke Dirjen Keuangan Jakarta. Tapi, sampai sekarang belum ada laporan tidak tahu updatenya itu bagaimana.

“Namun ada informasi, Pak Walikota yang siap ke Jakarta itu. Namun, ternyata beliau juga malah berhalangan. Sehingga, kemungkinan ke Jakarta tidak jadi. Kalau sekarang sudah telat, karena lelet. Pasalnya terakhir itu bulan Februari,”sesal Diky. Usai, Musrenbang di Disdukcapil, Selasa (03/03/2026).

Sebelumnya tutur Diky. Bahwa, dirinya sudah berbicara dengan internal di BPKAD terkait hal itu. Tapi, hingga sekarang ini belum ada infonya. Mungkin saja, mereka itu langsung lapornya ke Walikota. Berkaitan, ke Jakarta itu mendatangi ke Dirjen Keuangan dalam upaya ikhtiar

Saat ini sudah telat, karena Dirjen Keuangan itu harus membagi juga ke daerah lain se-Indonesia. Kita ke sana bukan minta program, namun anggaran untuk daerah yang diatur oleh pusat. Bukan minta anggaran yang tidak ada, tapi itu anggaran dari daerah yang diatur oleh pusat.

“Tadinya Pemkot Tasikmalaya itu mau ikhiar. Supaya, kita jangan cuma diberi 10 persen ke bawah saja. Kalau bisa 50 persen, biar nanti kita tidak pinjam seperti daerah. Sehingga, datang ke Jakarta agar bisa ada penambahan,”terangnya.

Tentu beber Diky. Bukan, cuma Kota Tasikmalaya saja yang datang tersebut. Karena, daerah lain pun pasti melakukan hal yang sama. Namun, bagi Kota Tasikmalaya datang ke sana. Punya, alasan berharap ada tambahan sebagai kota termiskin, stunting dan lainnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!