TACB Tunggu SK Walikota Tasik, Tugu Koperasi dan Lingga Yoni Berpotensi Jadi Cagar Budaya
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Tasikmalaya, Agus Wirabudiman mengatakan. Pihaknya, kini tinggal menunggu SK dari Walikota Tasikmalaya. Guna, untuk melakukan penelitian ke berbagai tempat yang diduga lokasi cagar budaya. Nantinya, TACB bakal menanggani cagar budaya terkait dengan, situs, bangunan, benda, struktur dan lainnya.
“Kami yang akan menilainya bukan menetapkan. Jadi, tupokasinya hanya menilai kelayakannya. Sesuai, dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010. Sedangkan, nantinya yang akan menetapkannya Walikota Tasikmalaya,”bebernya. Usai, penyerahan sertifikat di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (23/04/2025).
Agus menjelaskan, TACB Kota Tasikmalaya itu ada 7 orang dengan latar belakang beragam. Termasuk, salah satunya itu adalah seorang ASN di Pemkot Tasikmalaya. Nantinya, dalam melakukan penelitiannya itu butuh waktu sekitar 3 bulan. Sedangkan, lokasinya itu, adalah tugu koperasi, lingga yoni, stasiun kereta api dan lainnya.
Tugu koperasi, diutamakan pasalnya memenuhi syarat punya sejarah nasional. Serta, dalam upaya untuk mendongkrak ekonomi penyadaran terhadap koperasi. Apalagi, dulu kongres pertama koperasi di Indonesia digelar di Tasikmalaya, 12 Juli 1947.

“Kongres koperasi itu dulu juga dihadiri oleh Wapres RI, Bung Hatta dan beliau menginap di Penginapan Sunda di Jalan Tarumanagara. Potensi, Kota Tasikmalaya punya cagar budaya yang berskala nasional,”imbuhnya.
Selain itu lanjut Agus. Ada, situs lingga yoni yang berada di Kecamatan Indihiang yang akan dibidiknya. Situs tersebut, sebelumnya sudah ada penelitian dr Badan Arkeoligi. Situs itu merupakan peninggalan abad ke 6. Sehingga, di Kota Tasikmalaya punya peninggalan leluhur yang hidup diabad tersebut.
“Kami optimis, tugu koperasi dan situs lingga yoni potensi jadi cagar budaya dan bisa memenuhi syarat menjadi cagar budaya. Bahkan, kalau tugu koperasi sudah ditetapkan Walikota. Nanti, dana pemeliharaannya itu oleh Kementrian Budaya. Karena, menyangkut dengan Wapres RI, Bung Hatta,”terangnya.
Sedangkan terkait mana dulu yang bakal dilakukan penelitiannya?Agus menuturkan, nanti penelitiannya bisa dibagi-bagi. Karena, ada 7 orang sehingga bisa dilakukan pola kerjanya berbarengan dengan proses penelitiannya tersebut. Tapi, diutamakannya itu adalah tugu koperasi, karena memang sexy yang berskala nasional.(AR)

