Diky Chandra, Datangi Ulama Minta Doanya Agar Menjalankan Niat Selama Ini Berkah

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Dalam upaya untuk menjalankan niatnya agar berkah. Artis nasional, Diky Chandra telah mendatangi ulama guna untuk minta doanya. Salah satu, ulama yang didatanginya itu adalah KH. Nandang dari Pondok Pesantren Hidayatul Mustafid. Di Kelurahan Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Diky meyakini pondok pesantren bukan milik partai, tapi milik umat islam. Siapapun muslim berhak meminta doanya ke ulama. Bahkan, umaro pun ke depan harus sadar kalau dirinya butuh orangtua yakni ulama. Sebagian besar umat muslim adalah santri kalong sebagian santri kobong. Jadi, semua memiliki kewajiban untuk menjaga marwah ulama dan pondok pesantrennya.

“Alhamdulilah, saya bisa diterima langsung oleh KH. Nandang dan keluarganya. Tentunya, doa beliau bisa membawa berkah terhadap niat saya selama ini,”harapnya.

Alumni SMPN 2 Kota Tasikmalaya itu, melihat keberadaan pondok pesantren di Kota Tasikmalaya, sangat memungkinkan terciptanya wisata religi. Selain itu juga bisa dijadikan pengembangan UMKM religi. Mulai, dari pembuatan buku sejarah wanita muslim, bacaan berisi petuah nabi, ulama dan lainnya. Termasuk, surban, koko, kerudung, tasbih dan lainnya yang berpotensi dapat dikembangkan.

Bahkan, bila ada buku tentang pondok pesantren di Kota Tasikmalaya/Kabupaten Tasikmalaya, pasti akan banyak peminatnya. Apalagi, selama ini Tasikmalaya itu identik dengan julukan kota santri. Termasuk, sejarah yang ada di Tasikmalaya, guna untuk diketahui masyarakat luas terutama gen z dan milenial.

Misalnya, kongres pertama koperasi di Indonesia itu digelar di Tasikmalaya. Bahkan, Tasikmalaya pernah menjadi ibukota Provinsi Jabar, lahirnya divisi Siliwangi juga di Tasikmalaya. Makanya, dibangun kampus Universitas Siliwangi. Bahkan, ada orang kelahiran Tasikmalaya, Iding Soemita yang menjadi perekat para buruh yang didominasi orang jawa dinegara Suriname. Hingga, mendirikan sebuah partai dan jadi ketuanya. Partai itu, sebagai perjuangan merdeka dari penjajah Belanda. Bahkan, orang itu masuk jadi anggota DPR Suriname. Anaknya, William Soemita malah menjadi Wakil Presiden terlama di Suriname.

Termasuk, ada orang kelahiran Tasikmalaya yang berjasa ke Indonesia, Djuanda Kartawijaya. Orang itu, pencetus Deklarasi Djuanda dan perannya penting dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia. Melalui Deklarasi Djuanda, memberikan landasan hukum yang kuat bagi Indonesia sebagai negara kepulauan. Bahkan, Deklarasi Djuanda pada akhirnya diakui oleh dunia internasional (PBB). Orang tersebut, menjabat beberapa kali menteri hingga jadi perdana menteri diera Presiden Soekarno. Namanya, telah diabadikan sebuah bandara di Surabaya. Serta juga diabadikan untuk nama hutan raya di Bandung.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!