Dicky Candra : Film Harus Memiliki Efek Multiplier, Bisa Datangan Wisatawan ke Tasik
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Aktor nasional senior juga sekaligus calon Walikota Tasikmalaya, Dicky Candra berharap. Supaya, para kreator muda film yang ada di Taskmalaya. Bisa, membuat film yang memiliki efek multiplier bagi daerahnya. Misalnya, tentang promosi keunggulan wisata alam, wisata kuliner, wisata religi ataupun yang lainnya. Agar, dapat mendatangkan para wisatawan datang ke Tasikmalaya. Sehingga, eksesnya dapat memberikan dampak perekonomian.
Tentunya, lewat sebuah film itu bisa menjadikan sarana promosi. Contoh, ketika dirinya dulu waktu di Garut. Bisa, membuat film tentang promosi wisata. Hingga, akhirnya bisa mendatangkan para wisatawan. Mereka, datang penasaean ingin menikmati sejumlah wisata. Eksesnya, hotel bisa penuh, kuliner dan tempat oleh-oleh juga ramai. Transporasi pun juga sama ikut terdampak positif.
‘Nah, di Kabupaten Tasik begitu banyak potensi wisata alam untuk dikembangkan. Sedangkan, di Kota Tasik banyak wisata kuliner dan hotel. Kita, bisa kolaborasikan saja antara kota dan kabupaten,”tuturnya. Saat, jadi narasumber dalam acara Focus Group Diskusi Film Maker se-Priangan Timur di Harmoni Hotel, Senin (30/04/2024).
Pembuatan film itu, saran Dicky Candra. Bisa, dikerjasamakan dengan Pemkab Tasikmalaya dan Pemkot Tasikmalaya ataupun juga sponsor. Sehingga, jika bisa bersinergi diharapkan film bertemakan promosi daerah itu dapat menghasilkan PAD. Dirinya, percaya para insan film yang ada di Tasikmalaya itu sangat kreatif. Terbukti, sekarang ini ada sejumlah film karya mereka yang sudah tayang. Meskipun, genre film tersebut sangat beragam.
“Produser nasional yang terkenal itu berasal dari Tasikmalaya. Termasuk, para sutradara film yang ada di Jakarta juga sama kelahiran Tasikmalaya. Saya, sangat support para insan film untuk terus berkarya,”ungkapnya.
Ketua panitia kegiatan, Eri Restiana menuturkan dengan adanya acara itu. Diharapkan, dapat memperkenalkan karya lokal dan mewadahi kreativiyas film maker se-Priangan Timur. Bahkan, bisa berkolaborasi dengan pemerintah, investor dan sponsor. Supaya, lebih berkembang lagi juga mampu bersaing diindustri nasional. Tentunya, lewat film berbagai tema destinasi potensi wisata, kearifan lokal, budaya, wisata religi dan lainnya.(AR)

