Datangi DPRD, Agus : Jangan Sampai Ribuan Nasabah ASN Kota Tasik Keluar Dari BJB

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ribuan ASN yang berada dilingkungan Pemkot Tasikmalaya. Ternyata, kini banyak yang mengeluhkan dengan nilai suku bunga yang terlalu tinggi di Bank BJB Tasikmalaya. Sehingga, sejumlah ASN tersebut minta supaya nilai suku bunga itu, bisa segera diturunkan.

“Ini aspirasi para ASN yang tersebar di 10 Kecamatan,”ujar Agus Rajasa SH dari LKBH Korpri Kota Tasikmalaya. Saat, audensi dengan Komisi 1 dan 2 DPRD Kota Tasikmalaya. Diruang paripurna gedung tersebut, Jumat (31/03/2023).

Selain suku bunga dinilai tinggi, kata Agus. Sejumlah ASN juga mengeluhkan apabila setiap mau melunasi hutang. Malah dibebani biaya yang tidak masuk akal, padahal mereka itu mau melunasi ke BJB. Sehingga, banyak ASN yang mengeluhkannya. Jangan, sampai ribuan ASN dilingkungan Pemkot Tasikmalaya itu, keluar dari nasabah BJB.

“Tuntunan sejumlah ASN itu, turunkan segera suku bunganya. Hal ini, jangan sampai terdengar oleh LKBH yang berada Kota/Kabupaten lainnya. Karena, bisa menimbulkan kegaduhan dan juga malah diikuti,”tuturnya.

Ditempat sama, Dani Safari SH dan Haristanto SH dari LKBH Korpri Kota Tasikmalaya menambahkan. Bahwa, saat ini ASN Pemkot Tasikmalaya itu, jumlahnya ada sekitar 7.200 orang. Pihaknya, menyayangkan dalam audensi itu tidak menghadirkan OJK. Padahal, kehadirannya itu tentunya sangat penting.

“Saya dulu mantan ASN, pernah keluar jadi nasabah BJB dan itu hak,”tegas Haristanto. Seraya, ditimpali oleh Dani Safari dengan menyebut BJB itu seperti rentenir saja.

Sementara itu, menanggapi LKBH Korpri Kota Tasikmalaya. Perwakilan dari BJB Tasikmalaya, Anep menjelaskan. Bahwa, nilai suku bunga di BIB itu relatif sama dengan perbankan lainnya. Terkait, ada aspirasi penurunan suku bunga itu. Tentunya itu bukan kapasitasnya, namun akan disampaikan kepada pimpinannya.

Audensi yang dimoderatori langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin itu. Dihadiri, Sekda Kota Tasikmalaya, Drs H Ivan Dicksan yang notabene sebagai Ketua Korpri. Rencananya, pertemuan selanjutnya akan kembali digelar. Dengan yang pasti akan mengundang langsung pihak OJK.

“Terkait waktunya itu, mudah-mudahan saja bisa dilaksanakan pada bulan puasa ini. Nanti, pertemuan selanjutnya itu lebih fokus saja ke hal yang substansi permasalahannya,”pinta calon Walikota Tasikmalaya itu.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!