Buntut Polemik HINDIA!Pemkot Akan Buat Regulasi, Kota Tasik Ramah Event dan Investasi

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Buntut ramainya polemik rencana konser HINDIA dalam event Ruang Bermusik 2025. Ternyata, telah menyedot perhatian berbagai pihak. Terutama, adanya resistensi keras dari sejumlah ormas islam. Sehingga, Pemkot Tasikmalaya berencana akan segera membuat regulasi untuk event.

“Pemkot Tasikmalaya akan membuat mekanisme untuk mengaturnya. Hal itu, bisa saja berupa produk Perwalkot ataupun surat edaran,”janji Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Usai, pertemuan dengan Kapolres, Dandim, MUI, NU, Persis, Muhammadiyah, EO dan lainnya. Di RM Jembar, Selasa (15/7/2025).

Hal itu terang Viman. Tentunya belajar, dari rangkaian-rangkaian yang sebelumnya. Supaya ada kejelasan, tidak lagi bersifat abu-abu dan menimbulkan kegaduhan. Apalagi, Kota Tasikmalaya itu sesuai dengan visinya adalah menjadi kota industri, jasa, dan perdagangan yang religius, inovatif, maju dan berkelanjutan.

“Tadi, apa yang sudah disampaikan oleh Pak Kapolres. Kalau, izin dari pemerintah itu sudah keluar. Event tersebut wajib dilaksanakan, tidak boleh ada kelompok atau pihak manapun yang mencoba menghentinya tersebut,”tegasnya.

Terkait Perwalkot, Viman menjelaskan akan segera merumuskan. Nantinya, didalamnya itu harus ada kearifan lokalnya, kemudian yang dilibatkannya dari sisi pandangan dari unsur mana saja. Tentunya, Forkopimda menjadi garda yang paling utama. Hal itu, akan segera untuk dirumuskan. Tentunya, produknya itu bisa Perwalkot ataupun surat edaran.

“Bukan konser musik saja, karena event itu kan banyak. Sehingga, nanti sudah ada mekanismenya yang jelas. Kota Tasikmalaya ramah terhadap event dan investasi. Banyaknya event itu, bisa tingkatkan PAD dan salah satunya itu melalui event,”pungkasnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!