Baru Satu Hari Dipasang, Kini Sejumlah Booth PKL Hazet Menghilang, Kenapa?
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Baru saja satu hari dipasang sejumlah booth. Bagi, para PKL yang berada di Jalan KH Zaenal Mustofa (Hazet) Kota Tasikmalaya. Ternyata, kini malah mendadak menghilang dikawasan tersebut. Padahal, sejumlah PKL tersebut sudah sangat antusias dengan hadirnya booth itu.
Pasalnya, kemarin sebanyak 13 booth tersebut sudah nampak berjejer ditrotoar sebelah kanan dari arah utara. Bahkan booth itu, hadir seragam dan terlihat rapih didepan sejumlah toko. Termasuk, dengan branding aroma ornamen BJB. Sehingga, menarik perhatian sejumlah masyarakat.
“Ya, kemarin memang ada sebanyak 13 booth disini. Namun tadi setelah sholat subuh, saya lihat booth tersebut mendadak sudah menghilang. Awalnya ada 13 booth, tapi sekarang cuma satu booth yang tersisanya itu,”ujar Ketua PKL Hazet, Yana, Sabtu (05/11/2022).
Yana menuturkan, sejumlah PKL merasa heran. Kenapa, booth yang sudah dipasang tersebut. Kini, jadi mendadak malah langsung menghilang. Apalagi, sebelumnya juga tidak ada koordinasi. Padahal, seyogianya bisa komunikasi terlebih dahulu. Karena, sekarang para PKL banyak yang bertanya.
“Saya tidak tahu kenapa jadi menghilang, alasannya apa?ada kemungkinan sejumlah booth tersebut. Dibawa, pada waktu malam hari, tapi entah oleh siapa. Karena, ketika saya subuh ke Hazet sudah raib,”herannya.

Terpisah, menangapi menghilangnya sejumlah booth itu. Ketika, ditemui diacara Muscab Pramuka Kota Tasikmalaya di City Hotel, Sabtu (05/11/2022). Walikota Tasikmalaya, Drs HM Yusuf hanya menjawabnya secara singkat saja, dengan mengucapkan no coment.
Sebelumnya, Sekretaris Himpunan PKL Hazet, Tisna, Jumat (04/11/2022) menuturkan. Bahwa, sudah terpasang sebanyak 13 booth bagi para PKL. Kini, tinggal menunggu sisanya sebanyak 11 booth lagi. Adapun dalam satu booth itu, akan diisi oleh 2 PKL dan ukurannya tersebut, sekitar 1,5 × 2 meter.
Posisi sejumlah booth tersebut menghadap ke toko. Namun, bisa juga dibuka arah kiri dan kanannya. Booth itu, belum seluruhnya dipasang di Hazet. Karena, jumlah totalnya itu ada sebanyak 24 booth bagi 48 PKL dan dalam 1 booth akan diisi oleh 2 pedagang. Sehingga, pihaknya kini menunggu sisa booth tersebut.
“Booth itu pemberian dari CSR BJB dan permanen dipasang di Hazet. Terkait kapan booth itu diisi oleh PKL, nanti setelah terpasang 24 booth. Tapi anjuran dari Indag dapat dipakai pada 8 November 2022. Karena katanya, 10 November 2022 pedestrian Hazet dan Cihideung akan diresmikan oleh Pak RK (Gubernur Jabar),”ucapnya.
Setelah PKL mendapatkan booth itu, kata Tisna. Para PKL akan dibikin
tanda daftar usaha oleh Pemkot Tasikmalaya, supaya tertib administrasi. Serta, dibuatkan juga SK dan regulasinya sebagai payung hukum, bagi penguna booth tersebut. Guna untuk menghindari adanya PKL yang lain. Sehingga, kalau ada penguna baru diluar 48 PKL itu, bisa langsung terdeteksi.
Dengan adanya booth dari CSR BJB itu. Kini, 48 PKL Hazet telah menjadi nasabah bank tersebut. Karena, setelah tadi pagi mengikuti sosialiasi di BJB. Ternyata, bisa langsung membuat nomor rekening bagi 48 PKL. Pihak BJB, telah membuatkan nomor rekening melalui Qris BJB dan barcode Qris, untuk digunakan transaksi digital bagi para PKL. Jadi, nantinya bila ada pembeli tidak punya uang cash bisa transaksi digital. Serta, dapat belanja melalui barcode Qris. Sebab, bisa masuk ke rekening PKL yang ada booth masing-masing.
“Sudah dibuatkan norek baru bagi 48 PKL. Hanya, buku tabungannya saja lagi diproduksi. Program BJB itu, bakal memberikan kredit maksimal Rp 5 juta, tanpa bunga. Produk itu bernama, Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra) yang diinisiasi langsung oleh Pak RK,”pungkasnya.(AR)

