Cator Slow Band Temui Diky Candra, Sebelum Berlaga di Festival Band Piala Panglima TNI di Jakarta
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Para pelajar dari berbagai sekolah tergabung dalam Cator Slow Band. Bertemu, Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara diruang kerjanya, Jumat (25/9/2026). Sebelum, band asal Kota Tasikmalaya itu berlaga dalam festival band piala Panglima TNI. Di Carrefour MT Haryono Jakarta Selatan, 25-27 September 2026.
Cator Slow Band, satu-satunya perwakilan dari Kota Tasikmalaya. Bahkan, dari wilayah Priangan Timur, mereka akan bersaing dengan 19 band lainnya se-Indonesia. Tentunya, mengikuti festival band piala Panglima TNI itu. Suatu kebanggaan, karena event tersebut dalam rangka HUT TNI ke-81 diikuti band se-Indonesia.
Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candra Negara memberikan supportnya. Tentu, dukungan itu diberikan sebagai wadah positif bagi pelajar. Guna, untuk menyalurkan bakat seni sekaligus membentuk karakter generasi muda. Supaya, bisa terhindar dari pergaulan negatif.
“Semangat, bisa membawa nama Kota Tasikmalaya dikancah nasional. Menang kalah adalah biasa dalam kompetisi. Terpenting, dibawa enjoy dan tampil tunjukan saja yang terbaik,”sarannya.
Manager Cator Slow Band, Muhamad Ganjar mengucapkan terimakasih kepada
Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Telah, memberikan dukunganya bagi para pelajar yang akan tampil di Jakarta. Tentu suportnya itu, telah memberikan spirit baru. Agar, bisa tampil di festival band piala Panglima TNI itu.

“Kami akan berangkat ke Jakarta itu nanti pukul 14.00 WIB. Karena, besoknya harus tampil dilokasi panggung. Cator Slow Band berada diurutan ketiga, mudah-mudahan bisa tampil terbaik,’pintanya.
Ganjar menjelaskan, Cator Slow dalam festival itu akan membawakan lagu wajib ciptaan dari Panglima TNI dan lagu karya sendiri. Adapun, besok itu adalah babak penyisihannya dan berikutnya, 27 September 2026 merupakan babak finalnya. Diperhelatan itu, ada kategori pelajar, umum dan pengamen.
“Gitar dan efek bawa sendiri, kalau persiapannya sangat mepet. Karena terbentur dengan event lain, mereka itu latihan 4 hari saja distudio Yadi. Tapi, semoga saja bisa tampil optimal,”ungkapnya.
Tampil dikancah nasional, tutur Ganjar. Adalah pengalaman pertama kalinya, namun anak-anak jauh-jauh hari sudah diingatkan. Jangan sampai nervous tapi bisa percaya diri dan tunjukan kemampuan optimalnya. Sehingga, targetnya main enjoy saja tak ada beban juara. Kalau, memang bisa juara tentunya itu adalah bonus.
“Karena memang saingannya itu se-Indonesia. Adapun, kategori pelajar untuk juara 1 Rp 30 juta, kedua 20 juta, ketiga Rp 15 juta dan ada juga juara harapannya,”ujarnya.
Ganjar menyampaikan, saat ini Cator Slow band digawangi oleh Vocalis Reina, Gitar Fauzi, Bass Rama dan Drum Alif. Mereka itu semua statusnya pelajar SMP dan SMA di Kota Tasikmalaya. Pihaknya, minta dorongan doa dari sejumlah masyarakat Kota Tasikmalaya. Agar, Cator Slow band bisa menunjukan yang terbaiknya.(AR)

