Lagu Tasik Istimewa di Youtube Tembus 2.004 Views!Kongkow ke Hazet 1.084, di TikTok Netizen Gokil Karaoke
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Panggung digital rupanya media yang paling ampuh. Dapat, dengan cepat mempromosikan sebuah lagu. Salah satunya itu terbukti, lewat lagu “Tasik Istimewa” dan lagu “Kongkow ke Hazet”. 2 lagu yang dinyanyikan/diciptakan oleh Kang Juenk itu. Ternyata, telah memikat sejumlah netizen yang ada di Indonesia. Pasalnya, lagu “Tasik Istinewa” di Youtube sudah tembus 2.004 views dan “Kongkow ke Hazet” 1.084 views.
Bahkan, kedua lagu itu dikupas abis oleh host dibeberapa akun TikTok khususnya yang fokus dimusik. Diantaranya di Medan, Jambi, Samarinda, Kupang dan Jogyakarta. Pasalnya, dua lagu tersebut unik dengan judulnya membawa nama daerah. Ditengah, gemerlapnya pangsa pasar dengan judul dan lirik lagu kisah asmara.
Sehingga, mereka pun kepo dengan dua lagu yang melawan arus tersebut. Tak heran muncul, apakah kedua lagu tersebut. Hasil, project kerjasama antara penyanyi/pencipta lagu dengan Pemkot Tasikmalaya?karena kedua lagu itu sangat kental mengangkat nama Kota Tasikmalaya?jawabanya tidak!semua kreativitas, anggaran recording dan video klip itu, pure pake duit pribadi.

Ekses, kedua lagu itu dilirik sejumlah netizen. Akhirnya, di TikTok pun kini gokil ramai-ramai sejumlah netizen menyanyikan secara karaoke kedua lagu itu. Termasuk, ada juga yang minta izin lewat DM untuk mengcover dinyanyikan di Youtube. Sehingga, lagu “Tasik Istimewa” yang bergenre reggae dan lagu “Kongkow ke Hazet” bergenre SKA. Kini, mudah bisa ditemukan khususnya di TikTok dengan cara pencarian.
Tentu yang membanggakan, kedua lagu itu bukan dibawakan oleh musisi. Namun, oleh seorang wartawan penikmat musik yang punya nyali. Meskipun, kemampuan vokalnya itu biasa saja. Tapi, setidaknya bisa menunjukan wartawan bukan cuma nulis berita. Namun juga berani nulis lirik lagu dan menyanyikannya.
Bahkan, Kang Juenk sudah ada sebanyak 14 lagu yang dirilis tersebut. Lagu itu, bisa dinikmati dan sudah wara-wiri seperti di Youtube, Spotify, Apple, TikTok, Instagram, Facebook, WhatsApp dan lainnya. Kini, tinggal satu lagu lagi yang akan siap untuk dirilis, sehingga totalnya tersebut ada 15 lagu.
Tentunya, kehadiran sejumlah lagu itu bisa menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Bukan hanya wacana saja, tapi bisa menunjukan karyanya. Tapi, jangan terjebak dengan nuansa memproduksi lagu-lagu AI. Karena, di Spotify sudah diblokir lagu-lagu tersebut. Saatnya, bisa berkarya untuk terjun ke industri musik digital. Ketimbang, hanyut membawakan lagu cover milik orang lain.(Kang Juenk)

