Duh, Pemkot Tasik, Defisit Anggaran Tahun 2021, Hingga Rp 190 Miliar

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Pemkot Tasikmalaya pada tahun 2021 ini. Telah mengalami defisit anggaran yang
diperkirakan, mencapai sekitar Rp 190 Miliar. Defisit itu terjadi, akibat banyaknya pemotongan anggaran, bagi peruntukan untuk penanganan pandemi Covid-19.

“Kemain untuk anggaran tahun 2021 pertama, Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, sudah dipotong (refocusing) sebesar Rp 24 miliar. Bagi hasil juga dipotong, hampir delapan persen. Sehingga, total refocusing dari pemerintah pusat tahun 2021 sebesar 20 persen,” ujar Walikota Tasikmalaya, HM Yusuf, kemarin.

Kata Yusuf, parahnya lagi ditengah perjalanan, ternyata masih ada pemotongan-pemotongan termasuk untuk insentif tenaga kesehatan. Diawalnya, untuk insentif tenaga kesehatan itu diserahkan ke pemerintah daerah. Dengan, kamampuan keuangan pemerintah daerah. Tapi diperjalanan dikembalikan sesuai dengan Permenkes sehingga menjadi besar.

Sehingga, pada awal untuk insentif tenaga kesehatan itu, telah dialokasikan Rp 12,5 miliar. Karena, diperjalanan seperti itu maka sampai akhir Juni 2021 kemarin, membengkak harus ada Rp 20 Miliar.

“Darimana dananya itu, sementara anggaran kita, sudah direfocusing, kegiatan juga semua sudah diserahkan ke SKPD. Sehingga kemarin kita melakukan evaluasi kembali, mana saja dana yang bersipat non spesipik, untuk dibatalkan. Kalau yang spesipikkan tidak bisa diganggu,”bebernya.

Dampak dari kondisi tersebut lanjut Yusuf, beberapa anggara terpaksa direposisi dari berbagai kegiatan yang ada di SKPD. Tapi yang sipatnya non spesipik. Seperti bantuan keuangan provinsi kan tidak bisa diganggu. Hanya disitu kan ada BU. Dirinya, minta mulai ada koreksi untuk menghitung sendiri saja SKPD, karena kalau dipotong SKPD bisa protes.

Pemkot Tasikmalaya juga harus mulai merencanakan untuk tahun 2022 termasuk perubahan. Kalau diperubahan ini tidak ada uang, mungkin tidak akan ada perubahan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!