Di Kota Tasik 827 Rumah Tak Layak Huni Akan Dibedah, 1 Unit Dapat Rp 20 Juta Libatkan BJB

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sebanyak 827 unit rumah yang tak layah huni di Kota Tasikmalaya. Bakal, segera dibedah melalui bantuan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Bantuan tersebut, untuk 1 unit rumah akan menerima dana sebesar Rp 20 juta.

“Sehingga, jika dikalkukasikan total jumlahnya Rp 16 milyar,”terang Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi. Usai, penyaluran bantuan dan pembagian buku rekening bagi penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Di Kantor Kelurahan Cipedes, Kelurahan Cipedes, Rabu (16/9/2026).

Walikota Tasikmalaya menjelaskan, dalam menyalurkan dana membedah rumah itu melibatkan Bank BJB. Sehingga, penerima manfaat harus ke BJB untuk melakukan pembukaan rekening khusus, verifikasi data dan proses pencairan penyaluran dana itu dilakukan secara non tunai.

Sedangkan rincian dananya, sebanyak Rp 17,5 juta digunakan untuk pembelian bahan bangunan dan Rp 2,5 juta itu dialokasikan untuk upah tukang. Penarikan, tunai secara bertahap khusus untuk upah tukang. Sedangkan, pembelian bahan bangunan ditransfer ke toko material yang ditentukan.

Tentu, nanti dalam pembangunannya itu ada pengawasan yang terlibat. Sehingga, dipastikan bedah rumah tersebut terus dipantau. Baik itu, oleh fasilitator dari Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman juga Dinas Perawaskim Pemkot Tasikmalaya.

“Dana sebesar Rp 17,5 juta untuk material stimulan terlihat kecil. Tapi, ini merupakan stimulan swadaya sisanya diharapakan dari penerima. Tentu, bisa menambah sendiri juga bantuan dari warga sekitar ikut membantunya,”bebernya.

Menurut Walikota, hadirnya program bedah rumah tak layak huni ini, adalah intervensi terhadap kemiskinan, kesehatan dan pendidikan. Sehingga, diharapkan bisa mendongkrak IPM Kota Tasikmalaya. Program itu, hasil kolaborasi Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Pemkot Tasikmalaya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!