Tiga Kades Paparkan Program, Dalam Acara Ngariung Pancakarsa, Pokja Wartawan

Kab.Bogor (kilangbara.com)-Tiga Kades, masing-masing Kades Srogol Asep Irwan Kuswara, Kades Tugu Jaya M.Rifki Abdillah dan Kades Cisalada Muhammad Datul Kahfi. Paparkan sejumlah programnya, dalam acara Ngariung Pancakarsa Pokja. Di Sekretariat Pokja Wartawan Kabupaten Bogor. Jalan Bersih Nomor 1 Komplek Gedung PUSDAI Cibinong, Selasa (15/06/2021).

Kades Srogol Asep Irwan Kuswara memaparkan, banyak program Pancakarsa belum terealisasi. Karsa Bogor membangun terkendala status tanah kepemilikan Kantor Desa, karena masih terkendala untuk mengurus sertifikat tanahnya. Sedangkan, Paud Mawar 1 dan Mawar 2, kondisi bangunannya, sangat memprihatinkan.

Karsa Bogor Sehat Posyandu pada saat ini menumpang dirumah para RT. Karsa Bogor Maju, kalau tidak ada fasilitas yang dibangun di desa susah untuk maju. Karsa Bogor keberadapannya, banyak bangunan Pondok Pesantren, sedangkan SPN jalannya masih numpang dari Desa Srogol.

Sementara itu, Kades Tugu Jaya M.Rifki Abdillah menyampaikan, bahwa luas desa 505 Ha, menurut data yang diperoleh data Kecamatan Desa Tugu Jaya, terluas yang ada di Kecamatan Cigombong, jumlah penduduk 15.178 jiwa. Karsa Bogor Cerdas, Paud 12 bangunan SD sebanyak 8, SMP 5, Posyandu terdapat 15, setiap RW mendapatkan 1 mobil siaga, jumlah ada 11 RW. Karsa Bogor maju pelayanan di Desa yang mengangkat tenaga muda. Semua agar energik, dan insentif untuk Rt dan Rw ada penambahan uang insentif yang diambil dari uang Kas Desa.

Karsa Bogor Membangun mendapat kucuran dana Samisade sebesar Rp.600 juta. Terkadang praktek dibawah tidak sesuai dengan diharapkan. Karena sering terjadi ada pembangunan tampa koordinasi kepihak desa, sering terjadi meninggalkan permasalahan setelah selesai pembangunan.

Desa Tugu Jaya terdapat lokasi tanah garapan seluas 136 Ha, sangat indah intuk dikembangkan lokasi pariwisata. Karsa Bogor Berkeadaban, pihak Desa mengadakan pengajian keliling, sedangkan jumlah guru ngaji mencapai 200 orang lebih.

Lalu, Kades Cisalada Muhammad Datul Kahfi menyampaikan, daerah Cigombong termasuk wilayah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), proyek ini akan berdampak terhadap sosial dan budaya pada masyarakat setempat. Luas Desa 200 Ha dan jumlah penduduk sebanyak 7000 jiwa, terdiri dari 2.100 KK, terdapat 70 persen daerah persawahan, yang sangat mendesak untuk pembangunan saluran irigasi.

Bogor Cerdas daerah Selatan pada umumnya memerlukan sekolah Perguruan Tinggi, dan akan berkolaborasi dengan bidang pendidikan. Program Samisade mendapat sebesar Rp.690 juta, yang akan diperuntukan untuk pembangunan jalan 600 M2, khusus untuk pembangunan pembuka pintu jalan baru. Kehidupan masyarakat sehari-hari dibidang pertanian untuk budi daya kembang hias pemasarannya untuk di export.

Ditempat sama, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) wartawan Kabupaten Bogor, EM Liswandi, menuturkan keterangan Kades itu. Agar menyampaikan sejujur-jujurnya tentang program Pancakarsa yang telah dilakukan ditingkat Desa, baik itu kendalanya maupun suksesnya Pancakarsa.

“Apabila para Kades yang hadir diacara Pancakarsa Pokja yang disampaikan sesuai dengan kenyataan dilapangan, akan menjadi bahan evaluasi dari Pemkab Bogor, sehingga Pancakarsa dilakukan sejalan dengan program Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Bupati, Iwan Setiawan,”pungkasnya.(Daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!