GNPK RI Jabar, Berharap Kejari Segera Tahan, Pelaku Korupsi Rp 1.7 Milyar

Kota.Bandung (kilangbara.com)-Terkait dengan penetapan tersangka terhadap Tatan, Mantan Ketua Kadin Jabar, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah sebesar Rp 1.7 Milyar.

GNPK RI JABAR berharap kepada Kejaksaan Negeri Bandung segera melakukan penahanan. Dengan alasan agar tidak ada peluang tersangka untuk menghilangkan barang bukti.

Tentunya, Kejaksaan Negeri Bandung dalam tidak secara acak untuk menetapkan Tantan sebagai tersangka, namun melalui proses penyidikan yang dianggap minimal dua alat bukti terpenuhi, sesuai ketentuan peraturan yang berlaku dalam KUHAP dan peraturan lainnya.

“Kami minta agar Kejari Bandung menuntaskan proses penyidikan dalam waktu yang tidak lama. Karena apabila penuntasan penyidikan dilakukan dalam waktu yang tidak ditentukan dan status tersangka, belum dilakukan penahanan, maka ini dikhawatirkan ada peluang peluang lain kasus ini di SP3 kan,”ujar Ketua GNPK RI JABAR, NS Hadiwinata, Jumat (30/07/2021).

Kata NS Hadiwinata, jadi sebaiknya Kejari Bandung lebih transparan dalam penanganan kasus tersebut, siapapun yang terlibat harus ditindak tegas secara hakum. GNPK RI JABAR sangat mengapresiasi kinerja positif Kejaksaan Negeri Bandung. Untuk itu, sekali lagi pihaknya mendorong agar Kejari Bandung segera melakukan penahanan tersangka Tatan.

“Insya Allah, kami GNPK RI JABAR akan segera menyampaikan surat resmi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, untuk secara detail menyampaikan saran dan pendapat dalam penanganan kasus dugaan tipikor sebesar 1.7 Milyar yang diduga dilakukan oleh tersangka Tantan,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!