2 Tahun, Tabungan Anaknya Rp 30 Juta, di SD 1 Cijulang, Tak Diberikan, Wali Murid Geram

Pangandaran (kilangbara.com)-Salah seorang orang tua murid SD 1 Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Mengaku merasa geram dengan tanggungjawab sekolah tersebut. Pasalnya, tabungan milik anaknya sebesar Rp 30 juta, hingga sekarang ini, tidak diberikan.

“Sudah 2 tahun tidak diberikan, sejak anak saya keluar dari sekolah itu, pada tahun 2019. Tadinya, jumlah tabungan itu sekitar Rp 44 juta. Tapi, sampai saat ini, masih ada sekitar 30 jutaan lagi, yang belum dibagikan,”kesal orang tua murid yang enggan disebut namanya, Kamis (10/06/2021).

Dirinya, sudah bosan menanyakan sisa uang tabungan anaknya kepada sekolah tersebut. Karena, jawabnya disuruh menunggu aset koperasi guru, ada yang membeli. Padahal, anaknya itu menabung sekolah, bukan ke koperasi selama enam tahun. Seharusnya, pihak sekolah harus bertanggung jawab, bukan malah cuci tangan.

“Bukan hanya anak saya yang tabungannya, belum diberikan. Tapi juga ada sekitar tujuh siswa lainnya. Sehingga, saya dan orang tua siswa lainnya. Berencana mau menemui Kepala Disdik Kabupaten Pangandaran, siapa tahu ada solusi,”harapnya.

Kepala Sekolah SDN I Cijulang, Syamsudin, S.Pd membenarkan adanya masalah pembayaran tabungan siswa itu. Karena, koperasi guru Tugu Cijulang
yang dipercaya menyimpan uang para siswa itu, sudah kolap. Akibatnya, untuk pembayaran tabungan siswa terkendala. Pasalnya, sampai saat ini masih menunggu, beberapa aset koperasi guru tersebut, laku terjual.

“Para guru yang aktif di SDN I Cijulang ini, tidak ada yang meminjam uang tabungan siswa itu. Jadi memang semuanya, disimpan di koperasi guru Tugu Cijulang,”paparnya.(Age)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!