Simpang Siur Harta Kekayaannya, Adjo Sardjono : Itu Ada Kesalahan Input

Kab.Sukabumi (kilangbara.com)-Adanya simpang siur Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).Calon Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono yang mencapai Rp. 189.409.224.214.Akhirnya, Adjo pun angkat bicara dengan memberikan penjelasannya.Pasalnya, dasar laporan harta kekayaan calon kepala daerah, adalah LHKPN terbaru yang dilaporkan pada sekitar Agustus 2020.Sesuai tahapan e-filling LHKPN, calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mengacu pada Surat Edaran KPK No.07.1 Tahun 2020.Tentang petunjuk teknis penyampaian laporan harta kekayaan dan pemberian tanda terima dalam proses pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Adapun, untuk laporan harta kekayaan tahun 2019 yang ramai saat ini, hingga ratusan miliar merupakan laporan periodik harta kekayaan (LHKPN) pejabat negara.Karena, posisi Adjo sebagai Wakil Bupati Sukabumi dimana terjadi kesalahan input, pada bagian data tanah dan bangunan khususnya point enam.

Tanah dan bangunan seluas 104m/96m lokasi di Sukabumi yang merupakan hasil sendiri tertulis angka Rp 187.500.000.000.Hal ini terjadi, sebab ada kesalahan atau kelebihan penulisan angka 0 sebanyak tiga kali.Diakhir penulisan bilangan angka tersebut.

“Padahal seharusnya tertulis itu, adalah angka Rp 187.500.000,”ungkap pria yang murah senyum itu, Rabu (30/09/20).

Sehingga kata Adjo, total harta kekayaaan pada 2019, setelah digabung dengan komponen harta yang lain adalah Rp 1.440.002.500.Hal tersebut diperkuat dan dibuktikan oleh ikhtisa LHKPN Adjo.Jenis laporan tahun periodik 2019, dengan tanda terima LHKPN KPK tanggal 19 Maret 2020 lalu.

Mengingat kesalahan penulisan angka tersebut dan setelah pihak dirinya berkomunikasi.Serta berkoordinasi dengan pihak LHKPN KPK, disarankan untuk dapat memperbaiki pada laporan tahun berikutnya yakni 2020.Pasalnya, Adjo akan ikut dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2020.Tentunya, sudah menjadi kewajiban untuk melaporkan jenis laporan khusus harta kekayaan, berlaku untuk semua calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Sehingga laporan harta kekayaan penyelenggaran negara, calon kepala daerah tahun 2020 sudah selesai dengan tanda terima 25 Agustus 2020.Data yang valid dan bisa di unduh di e-lhkpn.kpkp.go.id dengan total nilai kekayaan adalah Rp. 2.096.724.214.

“Jadi total kekayaan saat ini adalah Rp 2 miliar, karena ada kesalahan input.Serta laporan pada kepemilikan tanah dan bangunan,”pungkasnya.(Saevah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!