Jadi Ketua TAPD, Alokasi Anggaran Pramuka di Majalengka, Lebih Mudah
Majalengka (kilangbara.com)-Bupati Majalengka, Dr H Karna Sobahi M.MPd mengatakan, alokasi anggaran untuk pramuka saat ini, lebih mudah. Pasalnya, Ketua Kwarcab Majalengka sekarang ini, juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Pemkab Majalengka.
“Saya ingin jadikan Majalengka sebagai Kabupaten Pramuka. Karena, melihat potensi gerakan pramuka sangat besar dari berbagai hal. Misalnya, terekam dari struktural pramuka yang memiliki Gugus Depan (Gudep) hingga 630 gudep di Majalengka,”pintanya. Saat Pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Pramuka Majalengka, masa bakti 2020-2025. Di Pendopo Pemkab Majalengka, Jum’at (29/01/2021).
Tapi, kata Karna dari potensi itu ada titik kelemahaan, yakni minat masuk pramuka mulai lemah, baik di tingkat SD, SMP, SMA atau SMK. Sehingga guna mengatasi persoalan itu, perlu adanya perbaikan silabus atau kurikulum. Mewajibkan semua siswa atau pelajar di semua tingkatan, wajib mengikuti kegiatan kepramukaan.Termasuk memperkuat semua kegiatan kepramukaan. Disemua level baik ditingkat gugus, hingga ke atasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Provinsi Jawa Barat Hj Atalia Praratya S.IP,M.Ikom mengaku tenang, dengan pernyataan langsung dari Ketua Mabincab Pramuka Majalengka yang juga Bupati Majalengka.
Saat ini, pihaknya di Kwarda Pramuka Jabar sedang meluncurkan program pramuka peduli. Gerakan ini lebih menitikberatkan pada kepeduliaan, solusi, edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu juga ada program Gempita yakni gerakan pemuda menanam padi di perkotaan. Termasuk program gerakan pramuka untuk anak usia dini, pada saat ini sudah mulai berjalan.(Sam)

