Riuh Warga Pertanyakan Gebrakannya, Ini Tanggapan Wakil Walikota Tasik Diky Candra

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ditengah riuhnya sejumlah warga mempertanyakan gebrakan selama ini. Kinerja, Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi dan Wakil Walikota Tasikmalaya, Diky Candra. Ternyata, kini mendapat tanggapan langsung dari Diky Candra.

“Sangat apresiasi dengan aspirasi warga tersebut. Saya dan Pak Viman, sudah menjalankannya meskipun itu belum maksimal,”beber Diky. Usai, menghadiri kegiatan di GOR Sukapura, Sabtu (12/04/2025).

Diky menjelaskan, salah satu gebrakan jangka pendek yang sudah dijalankan itu.
Adalah, penanganan genangan air dibeberapa titik. Penanganannya tersebut,
dengan melakukan penyedotan air. Walaupun, dengan alat bor seadanya yang berkapasitas 3 mili.

“Sehingga kurang maksimal dan harus memakai yang berkapasitas 7 mili. Tadi, malam sudah kita bicarakan terkait kebutuhan tersebut. Mudah-mudahan saja, nanti bisa terealisasikan,”pintanya.

Sedangkan jangka panjang lanjut Diky. Pihaknya, sudah bertemu langsung dengan BBWS Citanduy dan BPSDA Jabar. Berdiskusi, terkait persoalan tersebut dan diharapkan bisa secepatnya ada solusi untuk penangganannya.

Adapun terkait dengan sampah, minggu depan akan membuka ruang bagi eksternal yang bisa membantu hilirisasi sampah. Nanti, mereka bakal diberikan kesempatan untuk presentasi penangganan sampah. Jika ada yang tepat, Walikota Tasikmalaya bisa menentukannya.

Namun, melalui masukan dari tim terkait dan mana yang tepat untuk penanganan sampah dan disesuaikan juga dengan budget. Tentunya, pihaknya membuka ruang untuk eksternal. Dalam, upaya untuk penangganan sampah yang menjadi problem selama ini.

“Apalagi, kita ini tidak membeli mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota. Budgetnya itu, telah dialihkan untuk pembelian truk sampah dan memperbanyak kontainer,”ungkapnya.

Diky pun menambahkan bahwa selama ini. Dirinya, sudah turun ke berbagai lokasi dan lebih fokus ke urusan sampah untuk menyelesaikannya. Sedangkan, Viman lebih ke urusan berkaitan dengan genangan air dan bencana daerah.

“Kami sudah menjalankannya, namun tidak maksimal dan tidak sesuai dengan harapan. Karena memang ada keterbatasan, tapi mudah-mudahan ke depannya itu bisa lebih maksimal,”janjinya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!