Ketua IKA UBTH Ingin Perkuat Pendidikan, Karim : di Tasik Pusat Kegiatan Pendidikan di Priatim
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Akhirnya,
Apt M. Abdul Karim, S.Farm., M.Kesos.
Diamanati, menjadi Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Bakti Tunas Husada
(UBTH) Tasikmalaya. Serta, dikukuhkan oleh Rektor sekaligus Guru Besar UBTH Tasikmalaya, Prof. Dr. Ruswanto, M.Si di Aula Graha Husada, Sabtu (12/04/2025).
“Peran alumni bagi UBTH sangat penting. Karena, memiliki pengaruh yang besar dan dukungan yang sangat kuat bagi kemajuan kampus,”ujar Ruswanto.
Dengan kehadiran alumni kata Ruswanto akan membuat UBTH semakin dikenal di masyarakat luas. Sehingga, tentunya membutuhkan kehadiran alumni yang benar-benar kuat. Serta, bisa menjalankan roda organisasi alumni untuk menaungi kegiatan-kegiatan alumni
“Apalagi, Alumni dari UBTH ini banyak yang sudah bekerja diluar negeri seperti kuwait, dubai,jepang, dan banyak lagi,”ungkapnya.
Sebelumnya, terang Ruswanto, Ika itu sempat vakum kegiatannya. Jadi, mulai dari sekarang supaya alumninya kuat. Sehingga, dibentuk kepengurusan yang mau berkomitmen memajukan kampus.
Bentuk dukungan dari UBTH untuk alumni, akan membantu pendanaan awal dan ikatan alumni bisa berbadan hukum. Hal itu tentunya akan menjadikan tata kelola organisasi yang bagus.
“Karena organisasi ini perlu pendanaan juga akan kita bantu, anggaran dasar juga kita buatkan. Hari ini juga alumni ada 95 orang mewakili angkatan. Sehingga, sudah waktunya nanti para alumni pulang ke UBTH,”pintanya.
Ketua Ika UBTH, Apt Muhamad Abdul Karim, S.Farm., M.Kesos, menyampaikan. Bahwa, UBTH menjadi kebanggaan di Priangan Timur. Perlu diketahui, sekarang ini Tasikmalaya banyak kampus swasta dan negeri. Sehingga Tasik, dikenal sebagai pusat kegiatan pendidikan di Pringan Timur. Termasuk, UBTH ini yang usianya hampir 33 tahun.
Karim mengaku sebagai Ketua Ika punya 3 point. Pertama, menginginkan perkuat eksistensi didunia pendidikan, implikasi terhadap pembangunan lingkungan, masyarakat dan Kota Tasikmalaya. Kedua, siapapun ingin mengembangkan karier selama di Republik Indonesia maupun diluar negeri, perlu
didukung.
Ketiga, penguatan silaturahmi Ika dari 95 angkatan, biasanya ada inovasi, ada gambaran hal-hal yang baru dari senior dari junior, sehingga kualitas pendidikan tersebut lebih baik.
“Hari ini, kualitas SDM pendidikan jangan hanya jago di kandang, kita harus punya taji. Kalau, kita hanya jago dikandang tidak bisa masuk ke Piala Dunia ketika di dunia olahraga,”bebernya.
Hadirnya para alumni tutur Karim menjadi bagian dari pada mengupayakan simpul-simpul aspek, untuk memberikan dampak lebih luas pada masyarakat terutama untuk memberikan kesejahteraan.
“Alumni UBTH ada yang di Timur Tengah seperti Dubai, Kuwait dan Jepang secara finansial tentu lebih sejahtera. Terpenting, memberikan akses harapan bagi alumni UBTH yang lain,”pintanya.
Sedangkan kata Karim, jika hanya terpaku mengharapkan P3K dan PNS. Dinegeri sendiri, hanya polanya begitu saja dan itu harus bisa cari yang lain. Senior dan alumni ke depan bisa menjadi gambaran. Sisanya, banyak nongkrong dan ngopi agar terkoneksi.
Sementara itu, Karim memiliki jenjang karir yang cukup moncer. Dirinya pernah menduduki Project Supervisor, Educational program of Cegev Marie Victorin – Canada, KEMENPORA RI pada tahun 2014. Lalu, sebagai Sector Project Officer, Canada World Youth (Youth and Community Development project) tahun 2015.
Kemudian, menjadi Direktur CV Mulia Abadi, Machining and Welding Company Tahun 2016 hingga sekarang. Direktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mulia Mandiri Abadi (MMA), pada tahun 2018 hingga Sekarang. Terakhir, menjabat Wakil Direktur PT. HOLA Indonesia Medika 2021 hingga sekarang.(AR)

