Carut Marut BPNT, Dede Sukmajaya : Kami Ingin Mensos RI, Sidak ke Kota Tasik

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ketua LSM GMBI Distrik Kota Tasikmalaya, Dede Sukmajaya menuturkan, Bantuan Sosial Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Tasikmalaya, dinilainya sudah carut marut. Program itu, selalu ada persoalan dilapangan, baik kualitas komoditi, data dan distributor (suplayer). Saat ini yang menjadi sorotan itu, terkait dengan KPM yang mempunyai kartu, ternyata zonk tidak ada uangnya.

Kemudian, soal yang terbaru adalah pendistribusian BPNT yang seharusnya 7 paket sekaligus. Namun, hanya 5 paket saja yang diterima oleh KPM. Padahal, di daerah lain seperti Ciamis bisa sekaligus 7 paket, disalurkan oleh distributor melalui E-waroeng, bahan sama se-Indonesia. Sehingga,
kenapa di Kota Tasikmalaya hanya 5 paket, bukanlah Kota Tasikmalaya juga bagian dari Indonesia.

Bayangkan saja, jika 5 paket yang disalurkan kepada KPM. Ada sisa 2 paket, perlu diketahui per paketnya itu nilainya Rp 200 ribu, apakah Rp 400 ribu dikembalikan?coba saja kalikan, misalnya KPM yang berhak menerima program bantuan itu, sebanyak Rp 93.000 ribu KPM, maka ada selisih Rp 400 ribu, dikalikan Rp 93.000 KPM. Sehingga, total jumlah uang tersimpan mencapai sekitar Rp 37.200.000.000 (37,2 milyar).

“Pertanyaannya, sisa uang yang 2 paket itu tersimpan dimana?kami ingin ada penjelasan dari pihak pemerintah secara jelas dan transparan, jangan jadi misteri yang 2 paket tersebut,”herannya, Jumat (24/09/2021).

Dengan kondisi carut marut itu, Dede akan melakukan audensi ke DPRD Kota Tasikmalaya. Guna, untuk mempertanyakan persoalan tersebut. Bahkan, pihaknya juga menginginkan agar Menteri Sosial (Mensos), Risma. Bisa, sidak langsung ke Kota Taskkmalaya. Serta dapat mendatangi langsung kepada sejumlah KPM. Supaya, nantinya akan ketahuan letak kelemahannya itu, disebelahmana.

“Kami berharap ada perubahan ke arah yang lebih baik lagi. Berkaitan dengan Bansos itu, sekaligus juga perbaikan data warga penerima bansos,”pinta Ketua Umum Forsil RT RW Kota Tasikmalaya itu.(DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!