Melalui TEFA SKA Water, SMKN 1 Kadipaten Komitmen Cetak Lulusan Berkompeten

Majalengka (kilangbara.com)-Dalam, upaya bekali siswa dengan kompetensi kewirausahaan dan pengalaman kerja nyata. SMKN 1 Kadipaten, tingkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri melalui Teaching Factory (TEFA) SKA Water. Program itu, salah satu unit produksi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Project Kreatif dan Kewirausahaan (PKK).

Kepala SMKN 1 Kadipaten Arsadi SPD, MPD, menyampaikan pembelajaran melalui TEFA dirancang itu. Bertujuan, agar lulusan SMK mampu berwirausaha, bekerja di dunia industri, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Sehingga, siswa tidak hanya belajar teori. Tapi, terlibat langsung dalam proses produksi layaknya diperusahaan sesungguhnya.

Dalam proses produksinya, siswa dibekali berbagai keterampilan teknis, mulai dari mengukur kadar pH air, mengoperasikan alat produksi, hingga proses pengemasan (packing). Seluruh, tahapan dilakukan dengan standar operasional yang menyerupai sistem kerja diindustri. Sehingga, siswa mendapatkan pengalaman riil sebelum terjun ke dunia kerja.

Pada unit produksi ini, sekolah memproduksi air kesehatan dengan pH tinggi, yaitu pH 8 dan pH 9. Produk tersebut telah melalui uji laboratorium dan dinyatakan layak berdasarkan hasil pengujian dari Dinas Kesehatan Majalengka.

“Air kesehatan ini, dikonsumsi secara terbatas dilingkungan sekolah sebagai bagian dari program internal. Kami, berkomitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap bersaing didunia usaha maupun dunia industri”terangnya, Selasa (17/02/2026).

Arsadi menuturkan, selain meningkatkan keterampilan teknis (hardskill), kegiatan ini juga melatih softskill siswa seperti kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, komunikasi, serta problem solving. Para siswa mengaku senang dan antusias mengikuti kegiatan produksi karena dapat belajar langsung melalui praktik.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!