56 Tahun Komitmen Lestarikan Budaya Sunda, Diky Candra Apresiasi Padepokan Padjadjaran
Kab.Tasik (kilangbara.com)-Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Raden Diky Candranegara mengaku kagum. Dengan, eksistensi Padepokan Padjadjaran yang 56 tahun komitmen lestarikan budaya sunda. Tentunya, hal itu sebuah proses perjalanan panjang yang bisa bertahan. Bagi, padepokan yang berada di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya itu.
Padepokan Padjadjaran selama ini telah mampu menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai budaya sunda. Khususnya, melalui seni bela diri pencak silat, pendidikan karakter, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

“Padepokan Padjadjaran selama 56 tahun ini bentuk nyata menjaga identitas, karakter, dan nilai luhur bangsa. Saya berharap budaya ini terus dipertahankan, dirawat, dan diwariskan kepada generasi muda,”ujarnya. Saat, hadir di Milangkala Padepokan Padjadjaran ke-57 tahun, Sabtu (31/01/2026).
Menurut Diky, Padepokan Padjadjaran juga Pontren dan sanggar seni. Artinya silat tersebut bagian dari keindahan. Silat, adalah bagian dari keindahan dan bisa dijalankan. Bila, dijalankan dengan tenang, karena tenang bisa lahir dari solat. Sehingga, silat yang mantap itu tidak jauh dari solat.
Dalam kesempatan itu, Diky Candra mendapat piagam dan penghargaan terhormat dari Guru Besar Paguron Padjadjaran, Rd H. Sani Wijaya Nata Kusumah, Drs., S.H. Termasuk, tokoh budaya Anton Charlian, Wakil Bupati Tasikmalaya, para kasultanan Cirebon, tokoh dari Jawa Timur dan lainnya.(***)

