Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita, Kohati Banjar Adakan Diskusi

Banjar (kilangbara.com)-Dalam rangka meningkatkan pemahaman, tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi kaum perempuan.Koprs HMI-Wati (Kohati) Banjar mengadakan
Kohati Care episode 2.Dengan diskusi yang bertema “Dari Kesehatan Reproduksi Untuk Kota Banjar yang Idaman.Dalam rangka HUT ke 17 Kota Banjar ke-17.Di Aula Kampus STIKes Bina Putera Banjar, Minggu (23/02/2020).

Ketua Umum Kohati Cabang Kota Banjar, Baiti Jannati menuturkan pentingnya kesehatan reproduksi perempuan.Karena dirahim perempuan yang akan melahirkan sosok-sosok generasi penerus bangsa.Namun ketika perempuan itu, tidak bisa menjaga reproduksinya, maka akan adanya dampak buruk yang terjadi.Contohnya hamil diluar nikah, penyalahgunaan obat-obatan, HIV/AIDS dan lainnya.

“Selanjutnya kita sebagai perempuan bisa menjaga kesehatan reproduksinya.Jika dapat menjaganya dari awal, maka akan melahirkan generasi yang idaman.Gimana caranya sebagai perempuan ini, bisa menyumbang untuk Kota Banjar yang Idaman,”paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kota Banjar, Ramdhani bin Rasikun menuturkan dengan menjaga kesehatan reproduksi.Bisa dilakukan diantaranya dengan tidak melakukan hubungan suami istri diluar pernikahan, tidak mengkonsumsi obat-obatan diluar batasan dosis, telah ditetapkan.Serta tidak melakukan hal2 yang dapat berimplikasi pada terjadinya virus HIV/AIDS.

Dalam kesempatan sama, Sophia Restantini, SKM dari Dinas Kesehatan Kota Banjar, menjelaskan tentang kesehatan reproduksi, dimana keadaan sejahtera fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan.Dalam semua hal yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsi dan prosesnya.

Adapun ruang lingkup kespro itu, ada lima yaitu konsepsi, bayi dan anak, remaja, usia subur, usia lanjut dan pentingnya kesehatah reproduksi proses kehidupan manusia.Sedangkan dalam menghasikan keturunan kesehatan reproduksi meliputi, sistem, fungsi, proses reproduksi kurangnya edukasi tentang kesehatan.Reproduksi bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan seperti HIV/AIDS, Penyakit Menular Seksual (PMS), kehamilan pada usia muda, aborsi, berakibat kehilangan nyawa.

“Adapun alat reproduksi sehat apabila, tidak dirasakan sakit, tidak ada luka, tidak mengeluarkan bau yang tidak enak, tidak nengeluarkan lendir/keputihan dan masih banyak pembahasan yang lainnya,”pungkasnya.(WAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!