4 Hari 24 Ribu Pengunjung, Transaksi di Jayantara Priangan Timur 2025 Capai Rp 1,4 Milyar
Kota.Tasik (kilangbara.com)-Ternyata, animo pengunjung Jayantara Priangan Timur 2025 sangat antusias. Terbukti hanya digelar 4 hari saja, 21-24 Agustus 2025. Tercatat, ada sekitar 24 ribu lebih pengunjung yang memadati. Perhelatan, notabene dilaksanakan di Alun-Alun Dadaha tersebut.
Jayantara Priangan Timur 2025, telah sukses menampilkan geliat UMKM. Serta, sekaligus mendorong semangat ekonomi syariah dan digitalisasi yang inovatif. Tidak hanya sebagai ajang pameran, tapi telah menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan ide, karya dan peluang. Sehingga, melahirkan optimisme baru bagi perekonomian Priangan Timur.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, Laura Rulida E.S.P menjelaskan. Pihaknya, telah menjadi saksi bagaimana Jayantara bukan hanya sekadar acara, tapi perayaan energi ekonomi dan kreativitas Priangan Timur. Ada, lebih dari 24 ribu pengunjung hadir memenuhi arena, transaksi yang terjadi menembus Rp 1,4 miliar.
Bahkan, berbagai kerja sama bisnis terwujud. Termasuk, pembiayaan bagi lima UMKM binaan senilai Rp1,5 miliar. Serta, paling membanggakan produk anyaman topi lokal berhasil menembus pasar internasional, melalui business matching yang dilakukan dengan nilai ekspor mencapai Rp 600 juta.

“Pencapaian ini bukan hanya deretan angka. Tapi, cerita tentang bagaimana kepercayaan, kerja keras, dan sinergi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Priangan Timur,”ujarnya. Saat, penutupan perhelatan itu, Minggu (24/8/2025).
Jayantara tahun ini tutur Laura. Tentunya, menghadirkan nuansa yang berbeda. Tidak hanya melihat deretan stan UMKM, tetapi juga menyaksikan ruang kolaborasi di mana ide-ide besar bertemu dengan peluang nyata.
Kreativitas mengalir begitu deras, mulai dari kuliner lokal yang disajikan penuh inovasi, pertunjukan musik dan stand up comedy yang menghibur, hingga parade fesyen yang menunjukkan wajah baru modest fashion Priangan Timur.
Semangat ekonomi syariah pun semakin kuat melalui lomba dakwah, konten kreatif, dan Olimpiade Ekonomi Syariah Priangan Timur. Bahkan kepedulian terhadap keberlanjutan turut hadir lewat lomba daur ulang dan karya infografis tentang ekonomi hijau.
“Ada juga Gowes BMPD Priangan Timur yang melibatkan perbankan. Sekaligus juga diiringi dengan program beasiswa. Serta donor darah PMI sebagai wujud kepedulian sosial bagi masyarakat,”pungkasnya.(AR)

