PKL Dadaha Berjualan Lagi Ditrotoar, Sempat Memanas Dengan Satpol PP, UPTD Kemana?

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Sejumlah PKL yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pengelola Dadaha Tasikmalaya (Forkopdatas). Alhirnya, bisa kembali berjualan diatas trotoar didepan Alun-Alun Dadaha Kota Tasikmalaya, Sabtu sore (20/07/2024). Meski, sebelumnya sempat memanas antara pengurus Forkopdatas dengan para petugas Satpol PP.

“Tadi kami, sebelum menempatkan roda para PKL diatas trotoar tersebut. Terjadi, dialog dengan petugas dari Satpol PP dan sempat memanas. Tapi, alhamdulillah sekarang bisa kembali berjualan,”terang Ketua Forkopdatas, Kang Acun alias Ade Cundiana.

Acun mengaku sangat menyayangkan, dari UPTD Dadaha tidak bisa hadir. Dalam, dialog yang sempat memanas dengan Satpol PP tersebut. Padahal, sebelumnya Forkopdatas mengklaim sudah ada komitmen awal dengan UPTD itu. Bahwa, pihaknya legowo Senin-Jumat harus berjualan dikawasan GGM dan GCC. Namun, setiap Sabtu sore dan Minggu pagi. Bisa, kembali lagi dapat berjualan didepan Alun-Alun Dadaha.

“Jadi, setiap Sabtu sore dan Minggu pagi harga mati. Dapat, kembali berjualan diatas trotoar didepan Alun-Alun Dadaha ini. Kalau, dalam 1 minggu harus berjualan didua kawasan itu. Tentunya, omzet penjualan para pedagang itu turun drastis,”ujarnya.

Acun menjelaskan, ada sebanyak 69 PKL yang jualannya pindah ke kawasan GGM dan GCC. Tapi, hari ini yang dapat berjualan diatas trotoar depan Alun-Alun itu. Tidak, semua pedagangnya tersebut terakomodir. Karena, ada sebagian PKL yang punya lesehan dan bisa memakan ruas trotoar. Sehingga, PKL tersebut tetap berjualan dikawasan GGM.

“Besok, Minggu pagi pun kami akan tetap berjualan diatas trotoar tersebut. Jadi, jualan dikawasan GGM dan GCC itu, hanya berlaku Senin-Jumat saja. Forkopdatas juga selalu menegur, bila ada warga yang parkir didepan trotoar itu. Rencana, kita akan hearing ke DPRD,”janjinya.

Sementara itu, Kasie Tibum Satpol PP, Sandi menuturkan. Bahwa, sebenarnya PKL Dadaha itu tidak diperbolehkan. Berjualan diatas trotoar tersebut, pihaknya mendapat perintah untuk steril dikawasan tersebut. Namun, guna menjaga kondusivitas antara Satpol PP dengan PKL. Maka, mereka berjualan itu hanya untuk sementara saja.

“Nanti kita koordinasi lagi dengan UPTD Dadaha yang punya kewenangannya. Hari ini juga dari UPTD juga tidak ada, entah kemana?seharusnya, mereka turun ikut andil. Tentunya, harus secepatnya bermusyawarah untuk mencari solusi,”pintanya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!