Setelah 22 Tahun Berdiri, Kini Kota Tasik Optimis Bisa Meraih Adipura Tahun 2023

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya, Deni Diyana mengaku sangat optimis. Bisa, meraih predikat adipura pada tahun 2023. Rasa optimisme itu, bukan tanpa alasan begitu saja. Pasalnya, selama ini pihaknya sudah optimal. Dalam, melakukan upaya persiapan dan penataan disejumlah titik lokasi. Berkaitan, dengan kedatangan tim penilaian dari adipura tersebut.

Apalagi, dengan adanya dukungan penuh langsung dari Pj Walikota Tasikmalaya, Dr Cheka Virgowansyah. Bahkan, turun langsung dan mengerahkan sejumlah OPD yang turut ikut berpartisipasi. Sehingga, diharapkan diera kepemimpinanya tersebut. Kini, Kota Tasikmalaya bisa meraih adipura tahun 2023. Setelah, selama 22 tahun Kota Tasikmalaya berdiri, belum pernah meraih adipura.

“Kalau, tim penilaian adipura tersebut sudah datang ke Kota Tasikmalaya. Kini, tinggal menunggu pengumumannya saja pada bulan Maret 2024 nanti. Kami, sangat optimis Kota Tasikmalaya bisa meraih adipura. Serta, membuat sejarah baru bisa meraih adipura, mohon doanya saja,”pintanya, Kamis (28/12/2023).

Deni menjelaskan, ada 20 item yang dinilai tim penilai adipura tersebut. Salah satunya itu, adalah TPA Ciangir yang merupakan indeks yang paling besar. Selain itu, pasar, terminal, stasiun dan area publik lain. Kemudian, lingkungan sekolah, inovasi pengelolaan sampah, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan yang lainnya. Dari, sebanyak 20 item tersebut, pihaknya sudah melakukan penataan.

Bahkan, 1 tahun sebelum dilakukan pinilaian oleh tim penilaian adipura itu. Pihaknya, sudah bergerak persiapan dengan melibatkan peran serta masyarakat. Dalam, upaya untuk penataan disejumlah titik tersebut. Sehingga, ketika ada tim penilaian adipura itu datang, pihaknya sudah siap. Karena, sebelumnya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Dengan, melibatkan partisipatif sejumlah masyarakat itu. Tentunya, dapat memberikan motivasi kepada sejumlah warga. Supaya, bisa menjaga lingkunganya itu menjadi bersih. Serta, perlu adanya kesadaran dari masyarakat. Dalam, membuang sampah itu harus pada tempatnya. Bahkan, jangan hanya ada momentum adipura saja.

“Kita juga bentuk bank sampah, membina sekolah dengan wawasan lingkungan dan lainnya. Kami merasa optimis, meski dengan kondisi yang terbatas. Namun, sudah maksimal berupaya untuk lebih bersih menjaga lingkungan,”bebernya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!