Milad ke-4 KST, Gaya dan Trend Sablon Tasik Tidak Kalah Kualitas Dengan Brand Luar

Kota.Tasik (kilangbara.com)-Bisnis sablon kaos sejak lama menarik minat kaum milenial dan para pengusaha muda. Selain, punya potensi menghasilkan profit. Bisnis ini juga memberi kesempatan kepada mereka untuk mengekspresikan ide dan kreativitas.

Di Tasikmalaya, Lewat wadah bernama Komunitas Sablon Tasikmalaya (KST). Komunitas itu, menjadi wadah bagi mereka untuk saling berbagi pengetahuan, mengembangkan keterampilan. Serta juga menggali potensi dalam dunia sablon. Tumbuhnya, komunitas tersebut dijadikan sebagai sebuah peluang. 

“Gaya dan trend sablon Tasikmalaya ini. Tentunya, tidak kalah kualitasnya dengan brand nasional,”ujar Ketua KST, Yosep Pranajaya. Saat, Milad ke 4 KST di Ruang Ide Kota Tasikmalaya, Minggu (29/10/2023).

Kata Yosef, saat ini di Tasikmalaya yang sudah teregistrasi itu ada sebanyak 75 pelaku sablon. Selama ini, sablon Tasikmalaya tersebut memiliki desain dan grafis tersendiri. Dengan, mengangkat kearifan lokal payung geulis sebagai kulturnya. Serta juga motif lainnya yang tidak kalah dengan brand nasional.

Lewat semangat brand lokal, tentunya sebagai kebanggan tersendiri. Serta juga bisa membantu para pelaku sablon yang ada di Tasikmalaya. Sehingga belilah produk lokal, harga lebih murah. Tapi, kualitasnya bisa bersaing dengan produk brand nasional.

“Kami selama ini dalam melakukan promosi dan menjualnya itu, melalui medsos. Sedangkan, bahan kaosnya itu berupa katun Combat 30 S. Harga lebih murah, daripada kaos brand nasional,”terangnya.

Sehingga, terang Yosef. Tentunya, tidak perlu kuatir dengan gaya dan trend produksi di Tasikmalaya itu. Karena, tidak kalah dengan brand nasional maupun internasional. Perlu diketahui, di Tasikmalaya banyak pengusaha sablon yang produksinya tidak kalah bagus.

“Kami berharap, Pemkot Tasikmalaya lebih care terutama kepada pelaku sablon. Karena harus diakui, selama ini kita masih minim program dan pelatihan dari Pemkot Tasikmalaya,”pintanya.

Ditempat sama, Ardis mewakili Kadisporabudpar Kota Tasikmalaya menjanjikan. Pihaknya, siap untuk berkolaborasi dengan KST. Karena, ke depan akan mengadakan pelatihan buat para pelaku sablon. Dengan, melibatkan sejumlah anggota KST.

Sementara itu, Milad ke 4 KST tersebut dihadiri oleh sejumlah pelaku usaha sablon. Dari, Solo, Kendal, Yogyakarta, Tangerang, Depok, Bogor, Bandung, Cirebon, Indramayu, Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran dan lainnya.(AR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!