Pembangunan Rehab Disekolah Pakai Dana Talang?K3S : Perintah Disdik Majalengka

Majalengka (kilangbara.com)-Pelaksanaan pembangunan rehabilitasi gedung sekolah yang dibiayai oleh DAK di Majalengka. Ternyata, diduga oleh pihak sekolah malah justru menggunakan dana talang dulu. Bahkan, penggunaaan dana talang itu telah dibenarkan oleh Kepala Sekolah SDN dan Ketua K3S.

“Betul keuangan DAK untuk rehabilitasi gedung sekolah belum. Kami melaksanakan terlebih dahulu menggunakan dana talang, sesuai perintah dari Dinas Pendidikan Majalengka,”ungkapnya seraya tidak mau disebut namanya itu.

Kasi Sapras SD Dinas Pendidikan (Disdik) Majalengka, Nia. Ketika, dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan. Bahwa sebetulnya bukan dana talang. Tapi, hal itu mau bekerjasama sepakat dengan pihak toko material, bersedia tidak. Kalau, dibayar belakangan setelah dana tersebut cair.

Dirinya mengaku, saat itu bersama K3S dengan pelaksananya sudah berkumpul, mempertanyakan waktu pelaksanaan terbatas 120 hari. Kalau, menunggu uang cair dikuatirkan nanti waktunya itu habis ketika menunggu uang cair. Lalu, bagaimana bisa enggak dimulai saja dulu. Kebetulan, dari BPD juga sudah minta sudah dilaksanakan. Karena, sudah berkontrak biar ada progreristik. Sebab, untuk laporan ke pusat juga harus ada progreristik, walaupun keuangannya itu belum ada dan belum turun harus melalui proses.

Sehingga, semuanya sepakat waktu itu dan kumpul. Bahwa uang belum ada tapi bisa tidak kalau melaksanakan kira-kira bagaimana caranya, biar semua yang hadir tidak memberatkan. Tapi program kontrak bisa dilaksanakan dengan seharusnya.

“Karena, memang kalau sudah kontrak harus mulai dilaksanakan batas pekerjaan itu. Diakhir, September 2023 dalam 120 harinya itu biar kita tepat waktu,”terangnya, Selasa (18/07/2023).

Didalam kotrak itu, tutur Nia. Harus mulai di awal Juni sampai akhir September 2023. Jadi, pihak sekolah juga mengatakan bisa melaksanakannya. Tapi juga berusaha supaya dana cair secepatnya, karena prosesnya itu tidak bisa menunggu. Sebab, berlomba dengan waktu. Memang, pihaknya juga tidak bisa memprediksi. Pasalnya, semua itu dari pusat. Nah, kemarin-kemarin memang uangnya sudah ada turun dan sudah diproses, mudah-mudahan tidak lama lagi uang tersebut bisa tersalurkan ke pelaksana sekolah.

Perihal dana talang itu, sebetulnya bukan dana talang, kalau istilahnya itu. Bekerjasama, kalau memang mau mulai semuanya sepakat, ngobrol sama pihak-pihak toko material apa bersedia tidak mereka dibayar belakangan ketika uang cair. Pihaknya, tidak menyuruh mereka nyari dana talang, itukan kalau nyari dana talang milayaran juga tidak berani, cuma mempertanyakan kesedian mereka, kesanggupannya mencari pinjaman material dibayarnya belakangan. Tapi, bukan menyuruh mennyari uang dana talang, namun dibayarnya tempo berapa lama.

“Pasalnya, sedang berproses tidak dalam waktu yang lama lagi. Sebab, begini pelaksanaan ini kan dinilai oleh pusat, kita juga melaksanakan tepat waktu. Sebab, akan berdampak terhadap perolehan DAK tahun depan,”dalihnya.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!