Kepsek SDN Balida 4 Bolos Kerja 2 Bulan, Pencairan BOS Tak Libatkan Bendahara?

Majalengka (kilangbara.com)-Sejumlah orang tua siswa SDN Balida 4 Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka. Mengaku, kecewa dengan sikap kepala sekolah yang disinyalir sudah dua bulan tidak masuk sekolah.

Padahal, sebagai seorang ASN wajib melaksanakan tugasnya. Dengan, cara setiap hari bisa datang ke kantornya. Tentunya, dengan ketidakhadiran Kepala Sekolah selama dua bulan itu. Tentuya, telah mencoreng marwah institusi dunia pendidikan.

“Kepala Sekolah itu telah offside, kalau dibiarkan jadi preseden buruk. Sehingga, harus ada ketegasan dari Disdik Majalengka. Jangan, malah tutup mata selama dua bulan ini,”heran salah satu orang tua siswa yang enggan disebut namanya, Senin (14/11/2022).

Sumber itu menjelaskan, Kepala Sekolah tersebut. Tidak masuk kerja, semenjak ditugaskan ke SDN Balida dan sudah banyak masalah. Bahkan, waktu pertama kedatangan untuk ditugaskan disekolah itu. Ironisnya, malahan sempat didemo oleh para orang tua siswa dan komite sekolah.

Senada dengan orang tua siswa, para guru disekolah itu. Telah, membenarkan Kepala Sekolah tersebut, sudah dua bulan tidak masuk sekolah. Bahkan selama dua bulan, masuk cuma dua kali. Adapun, alasannya itu juga tidak jelas.

Selain tidak masuk kerja, Kepala Sekolah pada setiap pencairan dana bantuan BOS. Ternyata, tidak melibatkan bendahara sekolah. Namun, anehnya dana BOS itu bisa cair, tanpa ada tanda tangan dari bendahara. Sehingga, BOS diduga tanda tangan bendahara dipalsukan.

“Jadi bendahara BOS disekolah ini, tidak difungsikan sama sekali dan keuangan BOS itu, dipegang langsung oleh sang Kepala Sekolah,”terangnya.

Sehingga, kata dia. Sejumlah guru akhirnya bingung, kalau ada keperluan buat kebutuhan sekolah. Contohnya, untuk beli spidol aja, terpaksa harus melakukan kencleng kepada orang tua siswa. Meskipun, yang dilakukan pihak sekolah salah, namun demi untuk berlangsungnya KBM.

Terpisah, ketika dikonfirmasi melalui nomor handphone, dengan berulang kali. Ternyata, nomor telepon milik Kepala Sekolah Balida 2 tersebut, sedang tidak aktif.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!